11 Mahasiswa UNG Mengikuti KKN Kebangsaan di Kalimantan Barat

Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengikuti KKN Kebangsaan di Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. FOTO: LPPM UNG

Darilaut (UNG) – Sebanyak 11 Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan di Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Selain UNG, terdapat lebih dari 900-an mahasiswa utusan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti kegiatan KKN Kebangsaan tahun ini. Delegasi berbagai perguruan tinggi tiba di Kalimatan Barat sejak tanggal 18 Juli.

Utusan UNG tiba di Pontianak pada 19 Juli. Selanjutnya, para Mahasiswa KKN tersebut menjalani serangkaian kegiatan pembekalan selama empat hari, tanggal 20 – 23 Juli.

Mahasiswa KKN Kebangsaan turun ke desa-desa di lokasi pengabdian pada Senin 24 Juli 2023.

Rektor Univesitas Tanjungpura (Untan) Prof. Dr. Garuda Wiko, mengatakan bahwa Untan siap menyelenggarakan KKN Kebangsaan XI selama 1 bulan ke depan.

“Suatu kehormatan bagi Untan terpilih sebagai penyelenggara KKN Kebangsaan 2023. Lokasi KKN Kebangsaan berbatasan langsung dengan Malaysia,” ujarnya.

Menurut Rektor Untan, upaya membangun karakter bela negara ini sejalan dengan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

KKN Kebangsaan XI kali ini mengangkat tema “Meneguhkan nilai-nilai kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan negara di Kalimantan Barat“.

11 mahasiswa UNG peserta KKN Kebangsaan, masing-masing: Cindy Trisnawaty Wonopati, Moh. Taufiq Ahaya, Fairuz Adilisty Hunta, Muliana Juni, Randi Mokodoto, Elvira N. Pobela, Nur Safitri, Tahir, Novi Dima Andayani, Novita Anjelina Limbertis, Rahmi Nuraini Puspawardani, dan Cindi A. Jani.

KKN merupakan kegiatan intrakurikuler perguruan tinggi yang memadukan darma pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus dalam satu kegiatan.

Di beberapa perguruan tinggi, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum yang mengintegrasikan pengalaman belajar mahasiswa dengan realitas kehidupan di masyarakat.

Program ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang didapatnya di perguruan tinggi, mengembangkan soft skills, mematangkan kepribadian guna menumbuhkan jiwa kebangsaan atau cinta tanah air.

Selain itu, rasa percaya diri dalam menyiapkan menghadapi realitas kehidupan sosial kemasyarakatan, belajar bersama masyarakat, dan turut memberdayakan masyarakat di lokasi kegiatan. (Ung.ac.id)

Exit mobile version