BPKP Goes to Campus Bersama Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo

BPKP Goes to Campus di Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (11/5). FOTO: HUMAS UNG

Darilaut (UNG) – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Gorontalo menggelar BPKP Goes to Campus bersama mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kamis (11/5).

Kegiatan BPKP Goes to Campus tersebut disambut antusias ratusan mahasiswa UNG serta perguruan tinggi lainnya. Kegiatan informatif tersebut menyajikan talk show serta kuliah umum menghadirkan para pakar dari BPKP, serta mini expo menyajikan media promosi terkait peran BPKP dalam membangun negeri.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo Heru Tarsila, mengatakan, BPKP Goes to Campus merupakan wadah untuk memberikan tambahan wawasan, atas peran dan kontribusi BPKP di lingkungan perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo.

Selain itu, untuk meningkatkan Kesadaran dan interaksi dari pemangku kebijakan di dunia pendidikan tinggi, khususnya kalangan akademisi terhadap value dan kontribusi dari BPKP.

“Ini diharapkan menjadi media untuk meningkatkan stakeholder engagement and trust di dunia pendidikan terhadap tugas dan fungsi BPKP mengawal akuntabilitas pembangunan nasional dan keuangan negara,” kata Heru Tarsila.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Yuniarti Koniyo, M.P., mengapresiasi talk show serta kuliah umum, yang dilaksanakan dalam rangkaian BPKP Goes to Campus.

Menurut Yuniarti kegiatan tersebut banyak memberikan manfaat kepada dosen dan mahasiswa, karena banyak informasi maupun pengetahuan yang diperoleh terkait pengawasan keuangan dan pembangunan dari para pakar BPKP.

“Selain memperoleh tambahan ilmu pengetahuan, kuliah umum dari BPKP juga akan menambah perolehan IKU 4 UNG berupa pemberian kuliah oleh dosen praktisi keuangan BPKP,” ujar Yuniarti.

Jalin Kerja Sama

Selain Goes to Campus, BPKP Provinsi Gorontalo menjalin kerja sama dengan UNG. Jalinan kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua lembaga.

Yuniarti mengatakan kolaborasi ini sangat menguntungkan bagi UNG. Hal ini karena dalam perjanjian termasuk dengan semua fakultas maupun bidang dapat melakukan implementasi kerja sama dengan BPKP.

“Semua fakultas bisa terlibat dalam implementasi kerja sama, terlebih saat ini pengelolaan keuangan telah berbasis digital sehingga akan banyak membantu fakultas maupun dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan,” ujarnya.

Sebelumnya, kolaborasi dengan BPKP belum ada MoU. Saat ini telah terlaksana MoU maupun perjanjian kerja sama.

Diharapkan dengan adanya dokumen kerja sama ini kedua lembaga akan semakin intens untuk berkolaborasi dalam mendukung kemajuan lembaga.

Adapun tujuan perjanjian kerja sama mengarah pada sinergi panguatan tatakelola pemerintahan yang baik khususnya di UNG.

Exit mobile version