Darilaut (UNG) – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membahas kurikulum program studi. Sementara Fakultas Kedokteran UNG menggelar rapat persiapan untuk seleksi mahasiswa baru jalur mandiri.
Pembahasan kurikulum program studi FPIK dihadiri seluruh dosen program studi, serta segenap civitas akademika FPIK UNG.
Dekan FPIK Dr Hafidz Olii menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan merdeka belajar. Terdapat tiga pilar dalam kampus merdeka sesuai dengan pesan kunci Mendikbud.
Pilar pertama, dosen adalah penggerak, harus profesional dan inovatif. Pilar kedua, perubahan adalah hal yang sulit dan penuh ketidaknyamanan. Pilar ketiga, konsolidasi kebijakan.
Hafidz mengatakan kampus merdeka memiliki empat kebijakan utama: pembukaan progam studi baru, sistem akreditasi perguruan tinggi, perguruan tinggi negeri badan hukum, serta hak belajar tiga semester di luar program studi.
Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain magang atau praktik kerja, proyek di desa, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, penelitian, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen, serta proyek kemanusiaan.
Hafidz mengatakan prinsip merdeka belajar sangat bagus karena bertujuan memberikan pengalaman belajar di luar program studi dan capaian pembelajaran.
Program Studi Kedokteran
Program Studi Kedokteran UNG memiliki peminat dengan jumlah banyak. Karena itu, panitia persiapan seleksi mandiri Fakultas Kedokteran UNG menyelenggarakan rapat persiapan seleksi.
Persiapan seleksi ini khususnya berhubungan dengan tes yang akan dilaksanakan di Fakultas Kedokteran, di antaranya tes psikologi Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI), tes wawancara, tes kesehatan, dan tes narkoba.
Ketua Panitia dr. Susanti Pakaya mengatakan semua tes di atas merupakan syarat kelulusan seleksi mandiri.
Menurut Susanti seleksi mandiri yang dibuka untuk Program Studi Kedokteran berdasarkan prestasi minimal tingkat kabupaten/ kota dan seleksi mandiri computer based test.
Seleksi mandiri UNG tahun 2023 bertujuan untuk memperoleh calon mahasiswa berprestasi akademik/ nonakademik dengan memberi kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk menjadi mahasiswa UNG.
Seleksi ini dilakukan untuk memfasilitasi banyaknya calon mahasiswa yang berpotensi tinggi namun belum lulus pada seleksi nasional.
Biologi Competition
Memanfaatkan libur semester, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNG menggelar Biologi Competition.
Kegiatan yang berlangsung tanggal 23 Juni hingga 25 Juni 2023 tersebut bertempat di aula kantor Wali kota Gorontalo.
Acara Biologi Competition dengan tema “Akselerasi dalam Menciptakan Mahasiswa Biologi Kreatif, Kolaboratif, dan Kompetitif“.
Wakil Dekan III FMIPA Dr. Abdul Haris Odja, mengatakan kegiatan Biologi Competition ini memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa, terutama jika mereka dapat berpartisipasi hingga tingkat nasional. Prestasi mereka akan diakui dan dapat memberikan kontribusi dalam mata kuliah yang relevan.
Kegiatan ini, kata Odja, memberikan manfaat bagi program studi, jurusan, fakultas, dan universitas. Keterlibatan aktif dalam kompetisi seperti ini dapat meningkatkan perolehan Indikator Kinerja Utama (IKU), terutama terkait dengan peningkatan jumlah mahasiswa berprestasi (IKU 2).
Biologi Competition tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga melibatkan seni dan olahraga.
Peserta berpartisipasi dalam berbagai tantangan untuk menguji pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan kolaboratif mereka.
Acara ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan potensi mahasiswa biologi di wilayah Gorontalo.
Dengan adanya kompetisi ini diharapkan akan muncul generasi muda yang berkompeten dan siap menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan dinamis.
Melalui kegiatan Biologi Competition diharapkan mahasiswa biologi dapat terus mendorong dan menginspirasi satu sama lain dalam mengembangkan potensi, serta menghasilkan ide-ide inovatif. (Ung.ac.id)
