Lebih Dari 7800 Mahasiswa Mengikuti Pendidikan Profesi Guru di UNG

Oriantasi akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) guru tertentu tahap I tahun 2025 di Universitas Negeri Gorontalo. FOTO: HUMAS UNG

Darilaut (UNG) – Lebih dari 7800 mahasiswa mengikuti proses pendidikan, sebagai guru profesional di program studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Sebagai bagian dari proses awal perkuliahan, ribuan mahasiswa tersebut diberikan pembekalan melalui kegiatan orientasi akademik PPG guru tertentu tahap I tahun 2025, pada Kamis (5/6). Kegiatan ini berlangsung secara daring.

Koordinator Prodi PPG Dr. Jusna Ahmad, menjelaskan bahwa kegiatan orientasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para peserta, terkait alur dan mekanisme pelaksanaan PPG.

Orientasi menjadi tahap penting dalam membekali peserta, agar siap mengikuti tahapan-tahapan akademik PPG dengan optimal.

“Proses orientasi merupakan tahapan penting yang wajib diikuti oleh mahasiswa PPG UNG. Mahasiswa akan diberikan pemahaman tentang kegiatan akademik, serta mekanisme pembelajaran yang akan diikuti selama tahap pendidikan,” ujar Yusna.

Menurut Yusna untuk PPG guru tertentu tahap I tahun 2025 diikuti sebanyak 7.870 peserta berdasarkan jumlah peserta yang telah melakukan lapor diri tahap I. Bidang studi terdiri atas Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, Pendidikan Jasmani dan Bahasa Inggris.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Dr. Harto Malik, menyambut hangat kehadiran ribuan mahasiswa PPG, yang akan mengikuti pendidikan profesi guru di kampus kerakyatan UNG.

Dalam kesempatan tersebut Harto turut berpesan kepada mahasiswa, untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan sebaik-baiknya sebagai syarat utama untuk bisa meraih gelar guru profesional.

“Selama datang di UNG sebagai mahasiswa PPG. Ini merupakan kesempatan besar untuk bisa meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk menjadi tenaga pendidik profesional, untuk itu ikut pendidikan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan,” ujar Harto.

Exit mobile version