Darilaut (UNG) – Program pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengukuhkan gelar doktor bidang administrasi publik dan bidang pendidikan.
Salah satunya Dr. Wahyudi Gobel menjadi lulusan ke-39 program doktor administrasi publik yang berprofesi sebagai aparatur sipil negara, pada Selasa (23/5) di aula pascasarjana UNG.
Wahyudi mengangkat disertasi dengan judul penerapan e-government dalam pelayanan publik melalui sistem pajak online (E-Tax).
Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pelayanan publik melalui sistem pajak online serta memberikan solusi terbaik dan seideal mungkin.
Wahyudi mengatakan ada tiga poin penting mengapa E-Tax menjadi objek penelitian. Hal ini karena urgensi kualitas pelayanan publik pada pemerintah, penerapan transformasi digital, pendapatan daerah dan menekan potensi kebocoran pendapatan tersebut.
Menurut Wahyuid jika pemerintah daerah khususnya Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, ingin mengoptimalkan penerapan E-Tax, maka perlu diperkuat tiga komitmen yang menjadi novelti dalam disertasi penelitian yang dibuatnya.
“Ketiganya yakni komitmen pimpinan, komitmen organisasi dan komitmen masyarakat. Namun saat ini bukan berarti komitmen tersebut tidak ada, tapi perlu untuk lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.
Penanggulangan Stunting
Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Abdul Nazarudin Moloho, juga menyandang gelar doktor setelah melalui ujian terbuka bidang administrasi publik, Rabu (24/5).
Penelitian Nazarudin mengenai implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Nazarudin menjelaskan untuk kebijakan penanggulangan stunting perlu dilakukan identifikasi permasalahan penyampaian cakupan layanan secara komprehensif pada kelompok sasaran.
Sehingga penetapan program dan kegiatan tepat sasaran dan policy maker memprioritaskan sumber daya anggaran penanggulangan stunting. Selain itu, memberikan kewenangan kepada pemangku kepentingan sesuai ketentuan perundang-undangan berlaku.
“Agar lebih meningkatkan kinerja tinggi kebijakan penanggulangan stunting ada novelty penelitian yang perlu diperhatikan yakni budaya Molihuto konverhensi atau konvergensi, dengan indikatornya yaitu kesadaran, inovasi, kolaborasi dan partisipasi pada faktor determinan,” katanya.
Polopalo
Sementara itu, ketua jurusan Sendratasik UNG La Ode Karlan, meraih gelar doktor setelah melalui ujian terbuka disertasi bidang pendidikan. Karlan mengangkat topik tentang revitalisasi pembelajaran seni budaya polopalo, pada sekolah menengah pertama kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNG Dr. Yuniarti Koniyo, selaku pimpinan sidang memberikan ucapan selamat, atas keberhasilan dosen UNG meraih gelar doktor.
Kehadiran doktor baru tentunya akan semakin memperkuat, kualitas implementasi tridharma perguruan tinggi di jurusan Sendratasik.
“Dengan diperkuat dosen bergelar doktor pada jurusan Sendratasik, diharapkan giat penelitian dan publikasi juga dapat meningkat sehingga dapat mendorong peningkatan kualitas melalui akreditasi program studi,” katanya.
