Darilaut (UNG) – Sebagai bentuk transparansi sekaligus penguatan pemahaman terhadap pelaksanaan program beasiswa, Pengelola Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) UNG menggelar pertemuan bersama mahasiswa penerima dan orang tua.
Kegiatan ini berlangsung di auditorium UNG dan menjadi ruang komunikasi antara pengelola, penerima, dan wali mahasiswa terkait hak, kewajiban, serta mekanisme keberlanjutan bantuan pendidikan tersebut.
Ketua pengelola KIP-K UNG Taufiq Ismail Yusuf, mengatakan, selain sebagai wadah silaturahmi antara penerima beasiswa KIP-K dan orang tua, pertemuan ini untuk memberikan penjelasan menyeluruh mengenai regulasi program.
Selain itu, prosedur pencairan, hingga aturan yang harus dipatuhi mahasiswa selama menerima bantuan.
“Pertemuan juga membuka diskusi untuk menampung aspirasi dan pertanyaan dari mahasiswa maupun orang tua, sehingga setiap kendala yang muncul dapat segera diatasi dengan solusi yang tepat,” ujarnya.
Melalui pertemuan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam terkait regulasi KIP-K.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG Prof. Dr. Muhammad Amir Arham menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen universitas untuk memastikan penerima KIP-K dapat memanfaatkan program secara optimal.
“Kami ingin mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya merasa terbantu secara finansial, tetapi juga termotivasi untuk berprestasi dan menyelesaikan studi tepat waktu. Dukungan orang tua sangat penting agar mereka tetap konsisten menjaga komitmen akademik,” kata Amir.
Dengan adanya pertemuan ini, Amir berharap mahasiswa penerima KIP-K semakin memahami tanggung jawabnya sebagai penerima bantuan, sementara orang tua dapat turut serta mengawal dan memberikan dukungan penuh demi kesuksesan putra-putrinya di bangku kuliah.
“Kami berharap beasiswa KIP-K ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa, terutama untuk mendukung kebutuhan perkuliahan. Kehadiran beasiswa ini akan sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tepat waktu,” ujarnya.
