Jumat, Juli 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

2 Jurnal di KKP Terindeks Scopus

redaksi
3 Desember 2019
Kategori : Berita
0
2 Jurnal di KKP Terindeks Scopus

SQUALEN

Jakarta – 2 jurnal yang diterbitkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat ini sudah resmi terindeks Scopus. Jurnal pertama terindeks Scopus adalah Indonesian Aqualculture Journal yang dikelola Pusat Riset Perikanan. Yang kedua, Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology.

Scopus merupakan pangkalan data dan lembaga pengindeks bereputasi tinggi yang dikenal secara internasional yang dimiliki oleh penerbit Elsevier. Scopus menyediakan sistem penilaian untuk mengukur apakah sebuah jurnal ilmiah memiliki dampak signifikan atau tidak.

Sistem penilaian ini dikenal dengan Scimago Journal Rank (SJR). SJR akan menilai sejauh mana jurnal ilmiah memiliki dampak scientific atau tingkat pengaruh berdasarkan hubungan sitasi oleh jurnal ilmiah lain pada periode tertentu (biasanya 2 tahun).

Dengan adanya Scopus, para peneliti bisa mengukur dan menentukan di mana akan menerbitkan jurnal atau artikel ilmiahnya.

Dalam laman kkp.go.id, jurnal Squalen (Buletin Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan) resmi terindeks scopus pada Selasa 26 November 2019. Capaian ini tidak lepas dari proses panjang dan perjuangan tim pengelola jurnal BBRP2BKP yang ditangani Prof Ekowati Chasanah sebagai chief editor dan dukungan Prof Hari Eko Irianto selaku Kepala BBRP2BKP.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Jurnal ilmiah kelautan dan perikananKKPScopus
Bagikan17Tweet10KirimKirim
Previous Post

Capaian Indonesia di IMO Wujud Eksistensi di Dunia Internasional

Next Post

Koran Tjahaja Sijang Minahasa 1869 – 1925 Ada di Perpustakaan Australia

Postingan Terkait

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

23 Juli 2026
Pembangunan Dermaga Tambang Nikel di Morowali Tanpa Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

23 Juli 2026

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Next Post
Koran Tjahaja Sijang Minahasa 1869 – 1925 Ada di Perpustakaan Australia

Koran Tjahaja Sijang Minahasa 1869 – 1925 Ada di Perpustakaan Australia

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

AmsiNews

REKOMENDASI

Negara Pulau dan Kepulauan Komitmen Mengatasi Perubahan Iklim dan Polusi Laut

Siklon Tropis Surigae Sangat Kuat, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Siklon Tropis Freddy Terbentuk di Selatan Nusa Tenggara

Rektor UNG Narasumber Penguatan Proposal PTN-BH Universitas Pendidikan Ganesha

9 Hari, Kapal MV Nur Allya dan 25 ABK Belum Ditemukan

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.