35 Orang Meninggal dan 25 Hilang Akibat Cuaca Ekstrem Siklon Senyar di Aceh

Kondisi banjir yang melanda wilayab Kabupaten Aceh Tenggara, pada Kamis (27/11). FOTO: BPBD Aceh Tenggara/BNPB

Darilaut – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 35 korban meninggal, 25 orang hilang, dan 8 luka-luka akibat cuaca ekstrem siklon Senyar di Provinsi Aceh.

Korban terbanyak berasal dari Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah. Hingga saat ini, pendataan masih berlangsung di sejumlah wilayah seperti Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Aceh Utara.

“Ini akan berkembang terus datanya. Dan sementara yang terdata ada 35 jiwa yang meninggal dunia,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto.

Pengungsian tersebar luas di 20 kabupaten/kota, termasuk 96 titik di Kota Lhokseumawe. Kondisi ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan pusat untuk percepatan distribusi logistik dan layanan dasar.

“Per sore ini yang mengungsi ada 4.846 KK,” ujar Suharyanto.

Akses transportasi di beberapa wilayah Aceh mengalami kerusakan signifikan. Jalur nasional perbatasan Sumut–Aceh terputus akibat longsor. Kerusakan jembatan di Meureudu menyebabkan terhentinya konektivitas Banda Aceh–Lhokseumawe–Aceh Timur–Langsa–Aceh Tamiang.

Sejumlah kabupaten seperti Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah saat ini tidak dapat diakses melalui jalur darat karena kerusakan total pada jalan nasional maupun jembatan.

Jalur udara menjadi alternatif utama dengan pemanfaatan Bandara Perintis Gayo Lues dan Bandara Rembele Bener Meriah.

Untuk menjaga kelancaran komunikasi darurat, perangkat Starlink telah dipasang di Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, serta dalam proses mobilisasi ke beberapa wilayah lainnya. Penyaluran logistik dilakukan antara lain di Kota Lhokseumawe berupa beras, mie instan, minyak goreng, telur, gula, diaper, dan obat-obatan.

Pemerintah pusat mengerahkan 26 personel BNPB serta mengirimkan bantuan Presiden melalui tiga pesawat Hercules yang membawa logistik berupa beras, gula, minyak, mie instan, perangkat komunikasi, tenda, genset, LCR, dan kompresor.

Badai siklon (cyclonic storm) Senyar mendarat di dekat Kota Langsa, Aceh, berdampak di sejumlah wilayah di Aceh.

Banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Aceh menyebabkan akses jalan dari Sumatera Utara (Sumut) menuju Aceh terganggu. Material longsor dan limpasan banjir menutup beberapa ruas jalan.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengerahkan alat berat. Kondisi saat ini sangat diperlukan pengerahan alat berat untuk membuka akses jalan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, info sementara akses jalan terputus yakni :

Batas Sumut – Aceh terputus akibat longsor di beberapa titik jalan nasional. Saat ini dalam proses tindaklanjut pendataan oleh pihak BPJN Wilayah Aceh Kementerian PU.

Banda Aceh – Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang terputus. Terputus akibat runtuhnya jembatan di Meuredu yaitu perbatasan Kabupaten Bireuen dan Pidie Jaya. Upaya pemda saat ini untuk ruas jalan Bireuen – Pidie Jaya menggunakan jalan Alternatif dari Samalangan – tringgadeng Pidie Jaya.

Kabupaten Gayo Lues sampai saat ini belum bisa terakses jalur darat dikarenakan ruas jalan Nasional (Gayo lues-Aceh Tenggara putus total di 4 titik) terputus, yaitu jalan Nasional (Gayo Lues-Aceh Tengah), jalan Provinsi (Gayo Lues – Aceh Barat Daya putus), jalan Provinsi (Gayo Lues-Aceh Timur). Salah satu alternatif jalur udara tersedia melalui Bandara Perintis di Gayo lues. Saat ini dalam proses tindaklanjut pendataan oleh tim BPJN Aceh Kementerian PU.

Kabupaten Aceh Tengah untuk saat ini belum bisa diakses via Darat dikarenakan Ruas jalan Nasional Bireuen – Takengon putus total dan jembatan tepin mane Bireuen putus,  akses jalan Nasional (Aceh Tengah – Nagan Raya jembatan putus total). Akses jalan Nasional (Takengon-Ise ise-Gayo Lues putus total).

Kabupaten Bener Meriah akses jalan putus total akses ruas jalan Nasional putus (Bener Meriah-Aceh tengah dan Bener Meriah – bireuen) sementara Akses Jalan Provinsi Bener meriah – lhokseumawe Eks jalan KKA putus total. Salah satu alternatif via udara melalui Bandara Rembele Bener meriah yg bisa mengcover kabupaten Bener meriah dan Aceh tengah.

Selain pembukaan akses jalan yang terputus, tim BNPB juga berupaya membangun jalur komunikasi. Salah satunya dengan membawa penyedia internet satelit yang memungkinkan internet broadband di lokasi terdampak.

Exit mobile version