Jumat, Mei 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

48 Tag Satelit Hiu Paus di Papua Barat dan Sumbawa, 2 Betina

redaksi
31 Agustus 2021
Kategori : Berita, Hiu Paus, Konservasi
0
48 Tag Satelit Hiu Paus di Papua Barat dan Sumbawa, 2 Betina

Pemasangan tag dengan satelit finmount pada hiu paus betina di Papua Barat oleh Conservation International Indonesia. FOTO: CONSERVATION.ORG/YOUTUBE

Darilaut – Sejak tahun 2015, Conservation International Indoensia telah melakukan pemasangan tag (penandaan) dengan satelit finmount pada hiu paus (Rhincodon typus). Dari 48 tag satelit hiu paus yang berada di Papua Barat dan Sumbawa, sebagian besar berjenis kelamin jantan dan baru dua yang betina.

Hiu paus betina masih jarang terlihat di perairan Indonesia. Hiu paus betina yang dipasang tag satelit finmount diberi nama Susi, sebagai bentuk penghargaan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (2014 – 2019) Susi Pudjiastuti.

Menurut Conservation International, sebagaimana dikutip dalam laman Conservation.org, untuk hiu paus yang ditandai supaya memudahkan dalam membedakan pola pergerakan setiap individu.

Dengan metode ini memungkinkan untuk dapat memasangkan tag satelit finmount yang dibuat secara khusus agar dapat mengirimkan lokasi hiu paus selama dua tahun ke depan.

Data pemasangan tag menunjukkan bahwa pola pergerakan antar individu hiu paus dapat sangat berbeda.

Dari wilayah Teluk Cenderawasih, misalnya, terdapat tiga pola pergerakan: kelompok ”rumahan” yang bertahan di wilayah lokasi pemasangan tag, kelompok ”pesisir” yang keluar dari lokasi dan bergerak menyusuri pesisir, dan kelompok ”internasional” yang keluar dari lokasi dan menuju perairan lepas.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Conservation InternationalHiu PausPapua BaratSumbawaSusi PudjiastutiTeluk SalehWhale Shark
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Teluk Saleh Destinasi Ekowisata Hiu Paus Terbaik

Next Post

Ribuan Rumah Terdampak Banjir di Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah

Postingan Terkait

Badai tropis Toraji Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Hagupit Berada di Utara Papua

8 Mei 2026
Krisis Iklim: Bumi Memanas

Krisis Iklim: Bumi Memanas

8 Mei 2026

Grafik Krisis Iklim: Gas Rumah Kaca

UNG Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Berprestasi Tanpa Terbebani Biaya Kuliah

Badai Tropis Hagupit Terletak di Selatan Guam

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Next Post
Ribuan Rumah Terdampak Banjir di Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah

Ribuan Rumah Terdampak Banjir di Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Hagupit Berada di Utara Papua

Krisis Iklim: Bumi Memanas

Grafik Krisis Iklim: Gas Rumah Kaca

UNG Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Berprestasi Tanpa Terbebani Biaya Kuliah

Badai Tropis Hagupit Terletak di Selatan Guam

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

AmsiNews

REKOMENDASI

BKKPN Kupang Usut Kapal Pesiar Lego Jangkar di Kawasan Konservasi

Kemenhub Minta Proses Santunan Kecelakaan di Atas Kapal Segera Diselesaikan

Menhub Harapkan Bagian Black Box Segera Ditemukan

Prediksi PAGASA La Nina Lemah Berkembang di Bulan Desember

Dewan Pers Apresiasi Vonis Seumur Hidup Pelaku Pembakaran Wartawan di Karo

Dugong Mati Terdampar di Tolitoli dan Manado

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.