5 Nelayan Deli Serdang Terdampar di Malaysia

FOTO: TNIAL.MIL.ID

Darilaut – TNI Angkatan Laut menjemput 5 nelayan Indonesia asal Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara yang mengalami kecelakaan karena cuaca buruk dan terdampar di perairan Malaysia.

Serah terima dan evakuasi nelayan ini dilakukan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) KM Tugau-2210 di perbatasan laut Indonesia-Malaysia, perairan Selat Malaka, Sabtu (3/7).

Melansir Tnial.mil.id, Komandan KRI Kerambit-627 Letkol Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja, mengatakan, KRI Kerambit-627 dan KM Tugau 2210 yang membawa Nelayan Indonesia melaksanakan Rendezvous (RV) di titik yang telah disepakati.

Sekoci KRI Kerambit bersama Tim VBSS bergerak menuju ke KM Tugau 2210 untuk menjemput dan melaksanakan serah terima lima nelayan Indonesia dari KM Tugau 2210. Bertempat di Geladak KM Tugau 2210, prosesi serah terima dilaksanakan.

Menurut Komandan KRI, 5 nelayan tersebut telah menjalani tes swab antigen oleh pihak APMM dengan hasil non reaktif dan dalam kondisi sehat semua ketika dilaksanakan serah terima.

Panglima Komando Armada I Laksda TNI Abdul Rasyid K., mengatakan, 5 nelayan Indonesia mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk. Kapal yang mereka tumpangi tenggelam.

Beruntung mereka ditemukan dan diselamatkan oleh kapal nelayan Malaysia, selanjutnya diturunkan di Pulau Jarak Malaysia pada Kamis (1/7).

Penjemputan ini, menurut Pangkoarmada I, merupakan hasil koordinasi dan kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Malaysia, hubungan diplomasi yang terjalin antara TNI Angkatan Laut dan APMM selama ini memudahkan proses pemulangan kelima nelayan oleh KRI Kerambit-627.

Nelayan ini masing-masing Dedy (36), Shahjemi (18), Tawakkal (16) Faisal (35) dan Muhammad Reza (14) yang berasal dari Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang.

Saat ini 5 nelayan tersebut sudah dipertemukan kembali dengan keluarganya melalui Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan.

Exit mobile version