Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

5,4 Juta Orang Berada di Jalur Topan Mocha yang Mendarat di Myanmar

redaksi
17 Mei 2023
Kategori : Berita
0
Kerusakan Akibat Topan Mocha Meluas

Reruntuhan bangunan setelah Topan Mocha mendarat di kamp IDP Thae Chaung, Sittwe, Rakhine, Myanmar. FOTO: OCHA/Pierre Lorioux

Darilaut – Organisasi kemanusiaan memperkirakan sebanyak 5,4 juta orang berada di jalur lintasan Topan Mocha yang mendarat di Myanmar dan perbatasan Bangladesh, pada Minggu (14/5).

Kerusakan akibat badai siklon super (Super Cyclonic Storm) Mocha tersebut meluas di Myanmar dan Bangladesh.

Topan Mocha menjadi salah satu yang terkuat yang pernah melanda Myanmar. Sittwe, ibu kota negara bagian Rakhine, sangat terpukul dengan badai ini.

Badai bergerak ke daratan, membawa angin, hujan lebat, dan menyebabkan banjir di negara bagian dan wilayah lain di barat laut, tempat lebih dari satu juta orang telah mengungsi akibat konflik.

Mengutip Unocha.org Selasa (16/5) Koordinator Residen dan Kemanusiaan, Ramanathan Balakrishnan, mengatakan kepada wartawan meskipun belum memiliki gambaran lengkap tentang kerusakan, 5,4 juta orang diperkirakan berada di jalur topan di Rakhine dan di barat laut.

Balakrishnan juga mengatakan bahwa kita sedang menghadapi skenario mimpi buruk, karena orang-orang di daerah bencana sudah menghadapi kebutuhan kemanusiaan yang tinggi.

Perawatan kesehatan, barang-barang bantuan, tempat berlindung, dan dukungan air, sanitasi dan kebersihan adalah prioritas utama. Hal ini mengingat tingginya risiko penyakit yang ditularkan melalui air dan penyakit menular.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai SiklonBangladeshMyanmarOCHASiklon TropisTopan Mocha
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Utara Indonesia

Next Post

Dewan Pers Timor-Leste Meluncurkan Cek Fakta

Postingan Terkait

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

20 Juli 2026
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

20 Juli 2026

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Next Post
Dewan Pers Timor-Leste Meluncurkan Cek Fakta

Dewan Pers Timor-Leste Meluncurkan Cek Fakta

Komentar tentang post

TERBARU

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Jepang Berencana Ekspor Kerang Hokkaido ke Indonesia

Menteri Jonan: Mitigasi Bencana Geologi Harus Ditangani Sungguh-sungguh

Tangkal Hoaks Covid-19, Periksa Dulu Sebelum Disebar

Pantau Terumbu Karang, P2O LIPI Kerjasama dengan Perguruan Tinggi

12 Ribu Bangunan di Turki Roboh Karena Gempa, 77 Ribu Orang Terluka

Mangrove untuk Pengobatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.