Sabtu, Oktober 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

56 Persen Sungai di Indonesia Tercemar Berat, Perlu Bioindikator Penilai Kualitas Air

redaksi
3 Oktober 2019
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
56 Persen Sungai di Indonesia Tercemar Berat, Perlu Bioindikator Penilai Kualitas Air

Sampah plastik di sungai. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Pada 2016, berdasarkan data Badan Pusat Statistik 56 persen sungai di Indonesia berada dalam status tercemar berat. Karena itu, perlu dikembangkan bioindikator penilaian kualitas air permukaan dengan parameter tertentu, sebagai salah satu upaya untuk mengelola kualitas air sungai.

Prof Barti Setiani Muntalif PhD mengatakan, penilaian kualitas air permukaan dengan parameter kimia-fisika belum efektif dalam memberikan perlindungan dan pengendalian kerusakan ekosistem badan air. Sehingga pada umumnya, parameter tersebut hanya menggambarkan kondisi kualitas air saat pengambilan sampel dan tidak mencerminkan kualitas air yang real.

“Maka dari itu diperlukan indikator yang ada di lokasi air yang tercemar. Indikator tersebut merupakan makhluk hidup yang menjadi salah satu parameter yang menentukan kondisi badan air,” kata Prof Barti dalam orasi ilmiah Forum Guru Besar ITB dengan judul “Pengembangan Bioindikator Sebagai Upaya Pengelolaan Kualitas Air Sungai”, akhir September lalu, di Aula Barat ITB.

Tingginya tingkat pencemaran pada badan air karena aktivitas manusia khususnya di Indonesia ini dapat mempengaruhi aspek kehidupan manusia dan membawa kerugian. Kerugian tersebut terdapat pada tingginya biaya pengelolaan air minum, kesehatan, serta kerusakan keseimbangan ekosistem air.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: ITBKualitas Airsampah plastik
Bagikan32Tweet12KirimKirim
Previous Post

Mengatasi dan Mengurangi Sampah Plastik di Laut

Next Post

Pemodelan Pertumbuhan Makrozoobentos untuk Memprediksi Pengaruh Lingkungan

Postingan Terkait

Satelit Sentinel-6 Ambil Alih Pengukuran Permukaan Laut Global

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

31 Oktober 2026
Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

31 Oktober 2026

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

Hujan Lebat Membayangi Kondisi Panas dan Kekeringan

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Next Post
Pemodelan Pertumbuhan Makrozoobentos untuk Memprediksi Pengaruh Lingkungan

Pemodelan Pertumbuhan Makrozoobentos untuk Memprediksi Pengaruh Lingkungan

Komentar tentang post

TERBARU

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Siti Asiyah Sang Pejuang Iman Dari Sungai Nil

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

AmsiNews

REKOMENDASI

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

Pemerintah Kota Gorontalo Pantau Kesehatan Hewan Kurban

Fenomena ”Bulan Mini” Asteroid yang Terjebak Sementara di Orbit Bumi

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Delegasi Pemuda Negara-Negara Pulau dan Kepulauan Mendukung Aksi Iklim Berbasis Kelautan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.