58 Orang Tewas Karena Topan Yagi di Vietnam

Tanah longsor di Distrik Bach Thong, Provinsi Bac Kan, Vietnam. FOTO: VIETNAMNEWS

Darilaut – Banjir dan tanah longsor karena hujan lebat yang dibawa Topan (typhoon) Yagi menyebabkan korban tewas 58 orang di Vietnam, sementara 40 orang hilang di wilayah utara.

Dari 98 korban meninggal dunia dan hilang, 12 orang tewas akibat badai, 72 tanah longsor dan banjir bandang, 6 banjir dan 8 dari runtuhnya Jembatan Phong Chau.

Melansir Vietnamnews.vn, di provinsi pegunungan Cao Bang memiliki jumlah kematian dan orang hilang terbanyak, dengan 17 kematian dan 16 hilang, kemudian Lao Cai dengan 17 kematian dan 12 hilang, Quang Ninh dengan sembilan kematian, Hai Phong dengan dua kematian, dan Phu Tho dengan delapan orang hilang karena runtuhnya jembatan.

Topan dan banjir juga telah melukai 746 orang, termasuk 536 di Quang Ninh; 81 di Hai Phong; lima di Hai Duong; 10 di Ha Noi; lima di Bac Giang; 52 di Bac Ninh; 10 di Lạng Son; 14 di Lao Cai; empat di Yen Bai; 12 di Cao Bang; dan lima di Phu Tho.

Selain itu, Vietnamnews.vn melaporkan badai telah menyebabkan 85 kapal tenggelam di Quang Ninh, dan merusak 148.170 hektar padi, 25.649 hektar tanaman, dan 11.038 hektar pohon buah-buahan.

Topan Yagi juga merusak 1.577 keramba budidaya ikan, 1.107 ternak dan 678.945 unggas.

Menurut Pusat Nasional untuk Prakiraan Hidrometeorologi, hujan lebat terus berlanjut di Lao Cai, Yen Bai, Hoa Binh, Phu Tho, Quang Ninh, dan Thanh Hoa sejak Selasa pagi.

Banjir meluas dan masih terjadi di seluruh Vietnam utara. Sebagian besar provinsi tengah dan pegunungan utara berada di bawah peringatan untuk banjir bandang dan tanah longsor pada hari Selasa.

Jembatan Runtuh

Pada Senin (9/9) malam, Komite Rakyat Provinsi Phu Tho melaporkan runtuhnya Jembatan Phong U.

Jembatan yang menghubungkan distrik Tam Nong dan Lam Thao di Provinsi Phu Tho runtuh karena banjir menyapu pilar pendukung dan dua bentang utama.

Laporan awal, saat kejadian, sepuluh kendaraan berada di jembatan, termasuk satu truk, dua traktor-trailer, enam sepeda motor, dan satu sepeda listrik.

Delapan orang hilang, dan tiga orang telah diselamatkan dan dirawat di rumah sakit.

Karena banjir yang tinggi dan deras, upaya pencarian dan penyelamatan telah menghadapi tantangan yang signifikan, sehingga sulit untuk menentukan secara akurat jumlah kendaraan dan orang hilang.

Exit mobile version