Darilaut – Sebanyak 59 daerah di kabupaten dan kota di Pulau Sulawesi mengalami kekeringan meteorologis.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis dasarian II Oktober 2026.
Di Sulawesi Tenggara kekeringan meteorologis melanda 14 kabupaten dan kota. Daerah yang mengalami kekeringan kategori Awas di Kabupaten Bombana, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Kolaka.
Kemudian di Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Konawe Selatan, Kota Baubau, Kota Kendari, Kabupaten Muna, Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Wakatobi.
Di Sulawesi Tengah kekeringan meterologis di Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut dan Kabupaten Tojo Una-Una.
Selanjutnya di Sulawesi Selatan kekeringan meteorologis di Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Barru, Kabupaten Bone, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Gowa, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kota Makassar, Kota Parepare.
Kemudian di Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Takalar, Kabupaten Wajo
Kekeringan meteorologis di Provinsi Gorontalo kategori Awas di Kabupaten Boalemo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Pohuwato dan Kota Gorontalo.
Peringatan dini kekeringan meteorologis di Sulawesi Utara mencakup Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kota Kotamobagu.
Kekeringan meteorologis di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro.
Kemudian di Kota Bitung, Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Minahasa Utara.
