ABK di Panama Kembali ke Indonesia

FOTO: KEMLU

Darilaut – Sebanyak 7 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal penangkap ikan FV Hesper (IMO 9329150) di Panama, kembali ke Indonesia Sabtu (7/8).

Kapal penangkap ikan tersebut milik perusahaan Talasa Barbanza S.L. dari Panama. Pemulangan ini difasilitasi KBRI Panama City.

Para WNI pulang ke Indonesia menggunakan pesawat Turkish Airlines melalui Istanbul, Turki menuju Jakarta dan tiba pada (9/8). Biaya pemulangan ini seluruhnya ditanggung oleh pihak perusahaan Talasa Barbanza S.L.

KBRI Panama City ikut mengantar para WNI hingga airport Tocumen Panama dan membagikan makanan, masker, dan hand sanitizer untuk dibawa oleh ABK dalam perjalanan.

Staf Protkons juga berkesempatan berbincang untuk memastikan semua dokumen lengkap dibawa ABK dalam perjalanan ke Indonesia.

KBRI Panama City senantiasa berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait di Panama maupun Otoritas di Jakarta terkait pemulangan ABK WNI dimaksud.

Sementara itu, di Paramaribo berbagai upaya terus dilakukan Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri untuk mewujudkan perlindungan serta peduli WNI di tengah kondisi pandemi Covid-19.

KBRI Paramaribo senantiasa berupaya memberikan pelayanan optimal kepada WNI, baik melalui layanan jemput bola pada kantong-kantong tempat tinggal WNI, pemberian bantuan logistik, bantuan alat kesehatan hingga fasilitasi repatriasi WNI.

Terhitung periode 11 Juni 2021 sampai dengan 10 Agustus 2021, KBRI Paramaribo telah berhasil membantu fasilitasi repatriasi mandiri 123 WNI dari Suriname dan Guyana untuk kembali ke Indonesia.

Para WNI yang direpatriasi tersebut antara lain karena sakit, penyintas Covid-19 serta yang telah habis kontrak kerjanya.

Sebelum kembali ke Indonesia, para WNI yang menjalani repatriasi mandiri dari Suriname dan Guyana telah menjalani sejumlah rangkaian tes Covid-19 yang disyaratkan oleh pemerintah setempat serta negara tempat transit.

Sesuai aturan Pemerintah Indonesia untuk menghindari terjadinya imported cases, para WNI yang menjalani repatriasi mandiri juga telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 (first dose/fully vaccinated).

KBRI Paramaribo turut mendampingi para WNI yang direpatriasi, sejak dalam proses check-in hingga pada pemeriksaan imigrasi di Bandar Udara Internasional Johan Adolf Pengel Paramaribo, Suriname.

Kepada para 123 orang WNI yang menjalani repatriasi mandiri, KBRI Paramaribo memberikan informasi terkait hal-hal penting yang harus diperhatikan terutama mengenai peraturan/protokol kesehatan yang saat ini berlaku di Indonesia.

KBRI Paramaribo juga membekali para WNI dengan masker, hand sanitizer, vitamin dan surat keterangan perjalanan.

Selain itu, Pemerintah Indonesia melalui KBRI Paramaribo juga telah menyalurkan bantuan logistik maupun bantuan alat kesehatan kepada sejumlah WNI yang rentan dan terdampak pandemi serta kepada 60 WNI yang terinfeksi Covid-19 di wilayah akreditasi KBRI Paramaribo.

Exit mobile version