Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada 49 Spesies Lumba-lumba, di Indonesia 16 Jenis

redaksi
16 Juli 2021
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Himpunan Mahasiswa Kelautan Ajak Mengenal Paus Orca

Paus pembunuh (orca) di perairan Biluhu-Batudaa pantai, Gorontalo, 10 Desember 2017. FOTO: BERND HOPPE

Selanjutnya, Paus Pembunuh (Orcinus orca), Paus Pembunuh Kerdil (Feresa attenuata), Paus Pembunuh Palsu (Pseudorca crassidens), Paus-pilot Sirip-pendek (Globicephala macrorhynchus), dan Pesut (Orcaella brevirostris).

Umur maksimum lumba-lumba bervariasi dari sekitar 20 tahun pada spesies lumba-lumba yang lebih kecil, hingga 80 tahun atau lebih untuk lumba-lumba yang lebih besar seperti paus orca.

Lumba-lumba memakan ikan, cumi-cumi dan krustasea. Mereka memiliki gigi berbentuk kerucut, dengan jumlah antara 14 – 240 gigi tergantung jenisnya.

Meski begitu, mereka tidak mengunyah makanannya. Tetapi memecahnya menjadi potongan-potongan kecil sebelum akhirnya ditelan.

Dalam perilaku makan, lumba-lumba akan menelan ikan mulai dari sisi kepala terlebih dahulu agar duri ikan tidak tersangkut di tenggorokan.

Saat berburu, lumba-lumba menghasilkan gelembung untuk menggiring mangsanya ke permukaan.

Menurut Prof Yusli yang juga staf pengajar di Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, lumba-lumba terkadang juga menggunakan teknik berburu yang disebut ‘fish-whacking‘. Teknik ini menggunakan ekornya untuk memukul ikan dan membuat pingsan, serta lebih mudah untuk ditangkap.

Lumba-lumba merupakan satwa air yang cukup dekat dengan manusia. Satwa ini dikenal memiliki kecerdasan di atas rata-rata hewan pada umumnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: CetaceaFPIK IPBIPB UniversityLumba-lumbaLumba-lumba hidung botolpaus orca
Bagikan29Tweet18KirimKirim
Previous Post

Bayi Orca di Wellington Dipindahkan ke Kolam

Next Post

Banjir Melanda Eropa, 100 Orang Tewas dan 1300 Hilang

Postingan Terkait

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Dentuman Gunung Anak Krakatau

6 September 2026
Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

6 September 2026

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

Next Post
Banjir Melanda Eropa, 100 Orang Tewas dan 1300 Hilang

Banjir Melanda Eropa, 100 Orang Tewas dan 1300 Hilang

Komentar tentang post

TERBARU

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

AmsiNews

REKOMENDASI

21 Tahun Temuan Ikan Raja Laut Coelacanth di Indonesia

Malapetaka di Pakistan

FPIK Unsrat Bedah Hasil Riset Laut dan Pesisir

Badai Tropis Fengshen Berada di Dekat Manila, Filipina

Indonesia Masih Puncak Musim Hujan, Cuaca Lebaran 2026 Relatif Kondusif

Pascatsunami, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Tinggi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.