Kamis, Juli 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada 49 Spesies Lumba-lumba, di Indonesia 16 Jenis

redaksi
16 Juli 2021
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Himpunan Mahasiswa Kelautan Ajak Mengenal Paus Orca

Paus pembunuh (orca) di perairan Biluhu-Batudaa pantai, Gorontalo, 10 Desember 2017. FOTO: BERND HOPPE

Selanjutnya, Paus Pembunuh (Orcinus orca), Paus Pembunuh Kerdil (Feresa attenuata), Paus Pembunuh Palsu (Pseudorca crassidens), Paus-pilot Sirip-pendek (Globicephala macrorhynchus), dan Pesut (Orcaella brevirostris).

Umur maksimum lumba-lumba bervariasi dari sekitar 20 tahun pada spesies lumba-lumba yang lebih kecil, hingga 80 tahun atau lebih untuk lumba-lumba yang lebih besar seperti paus orca.

Lumba-lumba memakan ikan, cumi-cumi dan krustasea. Mereka memiliki gigi berbentuk kerucut, dengan jumlah antara 14 – 240 gigi tergantung jenisnya.

Meski begitu, mereka tidak mengunyah makanannya. Tetapi memecahnya menjadi potongan-potongan kecil sebelum akhirnya ditelan.

Dalam perilaku makan, lumba-lumba akan menelan ikan mulai dari sisi kepala terlebih dahulu agar duri ikan tidak tersangkut di tenggorokan.

Saat berburu, lumba-lumba menghasilkan gelembung untuk menggiring mangsanya ke permukaan.

Menurut Prof Yusli yang juga staf pengajar di Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, lumba-lumba terkadang juga menggunakan teknik berburu yang disebut ‘fish-whacking‘. Teknik ini menggunakan ekornya untuk memukul ikan dan membuat pingsan, serta lebih mudah untuk ditangkap.

Lumba-lumba merupakan satwa air yang cukup dekat dengan manusia. Satwa ini dikenal memiliki kecerdasan di atas rata-rata hewan pada umumnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: CetaceaFPIK IPBIPB UniversityLumba-lumbaLumba-lumba hidung botolpaus orca
Bagikan28Tweet18KirimKirim
Previous Post

Bayi Orca di Wellington Dipindahkan ke Kolam

Next Post

Banjir Melanda Eropa, 100 Orang Tewas dan 1300 Hilang

Postingan Terkait

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

15 Juli 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

15 Juli 2026

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Banjir Melanda Eropa, 100 Orang Tewas dan 1300 Hilang

Banjir Melanda Eropa, 100 Orang Tewas dan 1300 Hilang

Komentar tentang post

TERBARU

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

AmsiNews

REKOMENDASI

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Januari – September 2020, Terjadi 2.069 Bencana

Januari 2024 Rekor Terpanas

Bibit Siklon Tropis 96W Berkembang di Utara Brunei Darussalam

Topan Kajiki Tinggalkan Jejak Kerusakan Parah di Vietnam

KKP – Kemenhub Permudah Pengurusan Dokumen Kapal Bagi Nelayan Kecil

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.