Senin, November 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ahli Ekologi Malaysia Praktik Restorasi Padang Lamun yang Efektif

redaksi
18 April 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Ahli Ekologi Malaysia Praktik Restorasi Padang Lamun yang Efektif

Ahli ekologi Malaysia dari Universitas Malaya, Jillian Ooi Lean Sim, Ph.D. FOTO: Australia Global Alumni/Youtube

Darilaut – Dosen senior Universitas Malaya yang juga ahli ekologi Malaysia Jillian Ooi Lean Sim, Ph.D. memperoleh hibah sebesar US$ 150.000 melalui Program Pew Fellowship Konservasi Kelautan.

Penghargaan ini diberikan kepada ilmuwan untuk kegiatan proyek penelitian berorientasi konservasi selama tiga tahun.

Jillian salah satu dari enam ilmuwan konservasi laut dunia yang telah diumumkan Pew Charitable Trusts dan dinobatkan sebagai penerima Pew Fellowship konservasi laut tahun 2022.

Dalam keterangan pers, para peneliti tersebut berasal dari India, Indonesia, Malaysia, Trinidad dan Tobago, serta Amerika Serikat.

Jillian akan mengidentifikasi teknik dan kondisi lingkungan yang mendorong pertumbuhan akar lamun untuk meningkatkan praktik restorasi habitat laut.

Menurut Pewtrusts.org, upaya untuk memulihkan padang lamun semakin umum dalam beberapa tahun terakhir. Peneliti dan masyarakat pesisir menyadari pentingnya tanaman laut tersebut untuk melindungi garis pantai, meningkatkan kualitas air, menyediakan tempat pembibitan ikan dan kerang, serta menyerap karbon.

Di Asia Tenggara, aktivitas manusia dan pemanasan global telah mendorong hilangnya habitat keanekaragaman lamun dengan cepat.

Selain itu, banyak proyek restorasi yang gagal karena masalah cara menambatkan lamun yang ditransplantasikan ke dasar laut.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Konservasi LautLamunMalaysiaPew FellowshipsRestorasi EkosistemUniversitas Malaya
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Program Pew Fellowship untuk Meningkatkan Kesehatan Laut

Next Post

Seafood Show Osaka Hadirkan Produk Perikanan Indonesia

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Makin Mengkhawatirkan

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

2 November 2026
New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

2 November 2026

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Next Post
Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

Seafood Show Osaka Hadirkan Produk Perikanan Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

UNG Optimalkan Partisipasi Alumni

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG: Keselamatan Tidak Bergantung pada Alat, Tapi Kewaspadaan pada Bencana

Tangkap Pengepul Benih Lobster, Menteri Susi Apresiasi TNI Angkatan Laut

Potensi Perikanan di Zona Ekonomi Ekslusif Belum Dikelola Optimal

Gempa Darat M 5,7 Guncang Manggarai NTT, Dirasakan Skala MMI V-VI

Kapal Pengawas KKP Tangkap Kapal Ikan Malaysia, ABK Indonesia

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.