Sabtu, Mei 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Analisis Geologi Gempa Talaud

redaksi
22 Januari 2021
Kategori : Berita
0
Gempa Kuat M 7,1 Mengguncang Nanusa, Kepulauan Talaud

BMKG

Darilaut – Kondisi geologi daerah yang terkena gempabumi di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, umumnya tersusun oleh endapan Kuarter.

Seperti dilansir vsi.esdm.go.id, endapan Kuarter terdiri dari endapan pantai, endapan sungai dan batuan rombakan gunungapi muda yang sebagian telah mengalami pelapukan.

Endapan Kuarter dan batuan rombakan gunungapi muda yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.

Gempa bumi terjadi pada Kamis (21/1) malam pukul 19:23 WIB, terletak di laut pada koordinat 4,98°LU dan 127,38°BT. Menurut BMKG, gempa ini magnitudo 7,1 pada kedalaman 154 km. Pusat gempa berjarak sekitar 131,5 km timur laut Kota Melonguane — ibu kota Kabupaten Talaud.

Berdasarkan lokasi, kedalaman pusat gempa bumi, dan data mekanisme sumber (focal mechanism) dari USGS Amerika Serikat dan GFZ Jerman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas penunjaman Lempeng Laut Filiphina.

Gempa tersebut jenis mekanisme sesar naik berarah relatif utara – selatan dengan kedudukan N 337°E dip 29° dan rake 68° (Data USGS Amerika Serikat atau kedudukan N 341°E dip 27° dan slip 70° (Data GFZ Jerman).

Sebaran penunjaman Lempeng Laut Filiphina dimulai dari timur Pulau Halmahera, Morotai hingga ke timur Filiphina.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: ESDMGempaSulawesi UtaraTalaud
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Talaud, Kerusakan Bangunan di Kecamatan Beo dan Beo Utara

Next Post

Sejumlah Rumah Warga dan Gereja Terdampak Gempa Talaud

Postingan Terkait

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

30 Mei 2026
Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

30 Mei 2026

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Analisis Iklim Global Menunjukkan Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Waspada Peningkatan Hujan di Masa Peralihan Musim di Indonesia

Sungai Didingga Meluap, Banjir Bandang di Gorontalo Utara Tinggi 2 Meter

Next Post
Gempa Kuat di Talaud Bikin Warga Panik

Sejumlah Rumah Warga dan Gereja Terdampak Gempa Talaud

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Analisis Iklim Global Menunjukkan Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG Bekali Nelayan dengan Pemahaman Cuaca dan Iklim

Sistem Peringatan Dini, Mentawai Terletak di Jalur Megathrust Tsunami

Farmasi UI dan BRIN Kembangkan Bahan Baku Obat dari Biodiversitas Bahan Alam

Tiga Jenis Masker Untuk Mencegah Covid-19

COP28, UEA Akan Membantu Negara-negara yang Kekurangan Air dengan Teknologi Penyemaian Awan

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.