Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Analisis Pengurangan Risiko Bencana Gempa, Tsunami dan Likuefaksi di Sulawesi Tengah

redaksi
14 Desember 2020
Kategori : Berita
0
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Gempa disusul gelombang tsunami di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 28 September 2018. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Darilaut – Mahasiswa Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FKKMK Universitas Gadjah Mada, Surianto, berhasil meraih Doktor setelah meneliti evaluasi kebijakan peraturan daerah (Perda) pengurangan risiko bencana di Sulawesi Tengah.

Penelitian yang dilakukan Surianto berkaitan dengan Kerangka Kerja Sendai Pengurangan Risiko Bencana (KKSPRB) di Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Khususnya pada aksi prioritas terkait pencegahan, kesiapsiagaan, peringatan dini dan mitigasi bencana yang memberikan dampak buruk saat insiden, karena hanya sebatas pada tanggap darurat.

“Pada tahap situasi bila terdapat potensi bencana perlu penguatan dalam pelaksanaan tanggap darurat,” kata Surianto, seperti dikutip dari Ugm.ac.id, (11/12) Jumat pekan lalu.

Bencana gempa bumi 7,4 Skala Richter yang terjadi di Sulawesi Tengah pada September 2018 lalu telah mengakibatkan terjadinya tsunami dan likuefaksi di Kota Palu.

Pengalaman pahit dari peristiwa bencana besar di masa lalu membuat Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah menyadari bahwa penanggulangan bencana harus disusun dalam kerangka sistematik dan terintegrasi ke dalam proses pembangunan.

Sebab, bencana tersebut telah menelan korban 4.402 jiwa, menurunkan stok kapital sebesar 9 persen atau setara dengan kerusakan fisik sebesar Rp15 triliun.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: gempabumiLikuefaksiSulawesi TengahtsunamiUGM
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Waspada Bencana Hidrometeorologi

Next Post

Tol Laut Angkut 19 Kontainer Program Unggulan Merauke

Postingan Terkait

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

20 April 2026
BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Next Post
Distribusi Barang Tol Laut Harus Transparan

Tol Laut Angkut 19 Kontainer Program Unggulan Merauke

Komentar tentang post

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

22 Negara Ikut Sekolah Musim Panas Kelautan UGM

Pembentukan Awan Cumulonimbus 7 Hari ke Depan Dapat Membahayakan Penerbangan

20.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia

Kurangi Dampak Tsunami dengan Menanam Mangrove

Gempa M6,2 Menggucang Bolaang Mongondow Selatan

Setiap Tahun 10 Juta Hektar Hutan Hilang Karena Deforestasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.