Darilaut – Badai tropis (Tropical Storm) Fung-wong terbentuk di dekat Kepulauan Yap atau barat daya Guam, Samudra Pasifik bagian barat, pada Kamis (6/11).
Badai tropis Fung-wong ini diperkirakan akan menguat menjadi topan (typhoon) saat berada di Laut Filipina.
Berdasarkan trek lintasan Badan Meteorologi Jepang (JMA) dan Zoom.earth sistem ini mengarah ke utara pulau Luzon, Filipina.
Menurut JMA, saat ini sistem mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).
Fung-wong — Topan Jepang Nomor 26– bergerak ke utara barat-laut dengan kecepatan 20 km per jam (11 knot). Tekanan udara pada pusatnya 998hPa (hektopaskal).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di timur laut 440 km (240 NM) dan barat daya 330 km (180 NM), kata JMA.
Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan Siklon Tropis Fung-wong akan menguat secara bertahap selama beberapa hari ke depan dan umumnya bergerak menuju wilayah Luzon, dengan peluang tinggi memasuki Laut Cina Selatan bagian timur laut.
Namun, titik baliknya belum dapat dipastikan karena pengaruh angin muson timur laut, kata HKO.
Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) Fung-wong terletak 307 km di timur Yap, dan telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 22 km per jam (12 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata JTWC.
Menurut JTWC, Fung-wong tidak akan mengikuti jalur Kalmaegi melalui Filipina tengah, melainkan akan menuju wilayah aurora di timur laut Luzon.
Sistem ini akan mencapai intensitas topan dalam 30 jam ke depan. Topan diperkirakan akan menghantam pantai jauh di atas kekuatan topan.
Dalam jangka panjang yang ekstrem, setelah melintasi Luzon dan bergerak ke wilayah barat Selat Taiwan, Fung-wong diperkirakan akan berbelok ke timur laut dan memulai transisi ekstratropis di dekat Taiwan.
