Selasa, Oktober 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Mawar Menjadi Siklon Ekstratropis, Apa Itu?

redaksi
4 Juni 2023
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Mawar Menjadi Siklon Ekstratropis, Apa Itu?

Trek lintasan siklon tropis Mawar yang melemah menjadi siklon ekstratropis di timur Jepang, Samudra Pasifik. GAMBAR: JMA

Darilaut – Badai tropis (Tropical Storm) yang bergerak di timur Jepang menjadi siklon ekstratropis.

Pada Sabtu (3/6) pukul 15.00 waktu setempat Badan Meteorologi Jepang (JMA) menginformasikan Mawar dengan kekuatan siklon ekstratropis mengarah ke timur-timur laut, dengan kecepatan 55 kilo meter per jam atau 30 knot. Tekanan udara pusat 988 hPa (hektopaskal).

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) memperkirakan Mawar akan semakin jauh memasuki zona baroklinik dingin.

Ada kemungkinan Mawar akan menghilang dan/atau terserap ke dalam aliran baroklinik sebelum 12 jam.

Dalam meteorologi, baroklinik adalah aliran yang densitasnya bergantung pada suhu dan tekanan.

Mawar terbentuk dari bibit siklon tropis yang berkembang di utara timur laut Papua New Guinea, kemudian bergerak ke utara timur laut menuju Guam –wilayah Amerika Serikat di Pasifik — dan Kepulauan Mariana Utara.

Topan (typhoon) Mawar bergerak dari dekat Guam dan Kepulauan Mariana Utara, melintasi Laut Filipina. Sistem ini mengarah ke Filipina dan Taiwan, dan melanjutkan trek lintasannya ke utara menuju wilayah Jepang.

Di timur Jepang, Samudra Pasifik, sistem ini melemah menjadi siklon ekstratropis.

Apa itu siklon ekstratropis? Mengutip Britannica.com, siklon ekstratropis disebut juga siklon gelombang atau siklon lintang tengah.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangJTWCSamudra PasifikSiklon EkstratropisSiklon TropisTopan Mawar
Bagikan26Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ekspor Pasir Laut Merusak Lingkungan dan Melanggar HAM

Next Post

Suhu Hangat Kondusif untuk Pengembangan Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina

Postingan Terkait

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

6 Oktober 2026
Banjir Banyak Membawa Sampah Plastik ke Laut

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

6 Oktober 2026

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Typhoon Nolo Continues Moving Toward Eastern Japan

Topan Nolo Terus Bergerak Menuju Timur Jepang

Next Post
Suhu Hangat Kondusif untuk Pengembangan Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina

Suhu Hangat Kondusif untuk Pengembangan Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina

Komentar tentang post

TERBARU

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

AmsiNews

REKOMENDASI

Presiden Terpilih Prabowo Subianto Lawatan ke Vietnam

2019, Ekspor Tuna Gorontalo Naik 4,6 Kali Lipat

Indonesia Akhiri Kerja Sama Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dengan Norwegia

Indonesia Punya Wakil Tetap Otoritas Dasar Laut Internasional

Menteri Pendidikan Melantik Rektor Universitas Negeri Gorontalo Periode 2023-2027

Apakah Bakteri “Pemakan Daging” Sudah Ada di Indonesia?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.