Minggu, November 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Parah Menguat Menjadi Topan Nesat di Laut Cina Selatan

redaksi
16 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
“Neneng” Kian Intensif, Menjadi Badai Tropis Parah di Selat Luzon

Trek dan prediksi lintasan siklon tropis Nesat dengan nama Filipina “Neneng”. GAMBAR: Badan Meteorologi Jepang/JMA

“Intensifikasi lebih lanjut mungkin terjadi saat siklon tropis ini bergerak di atas Laut Filipina Barat,” PAGASA menuliskan dalam buletin yang dikeluarkan Minggu pukul 17.00, waktu setempat.

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Minggu menginformasikan bahwa Topan Nesat adalah sistem yang berbahaya.

Sistem ini membawa angin yang merusak, gelombang badai, gelombang laut yang ganas, hujan deras yang dapat menyebabkan tanah longsor dan banjir bandang, serta semua risiko yang mungkin terjadi.

Topan Nesat, menurut JTWC, terletak 557 km utara-barat laut Manila, Filipina, dan telah bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot) selama 6 jam terakhir.

Topan Nesat dapat memberikan dampak langsung pada gelombang laut dengan tinggi maksimum 8,2 meter (27 feet),” kata JTWC.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, Japan Meteorological Agency (JMA) pada Minggu pukul 15.00 Topan Nesat dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang ekstrem. Sistem ini bergerak ke barat dengan kecepatan 20 km per jam (10 knot).

Tekanan udara pusat 985 hPa (hektopaskal), kata JMA.

Prediksi Senin sore pukul 15.00 kekuatan sistem ini akan menjadi angin topan yang kuat. Kondisi ini akan bertahan hingga Selasa (18/10).

Sumber: Observatorium Hong Kong (hko.gov.hk/en), PAGASA/Filipina, Zoom.earth/JTWC dan Badan Meteorologi Jepang/JMA

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Badan Meteorologi JepangHong Kong ObservatoryJTWCLaut Cina SelatanPAGASASiklon TropisTopan Nesat
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

“Neneng” Kian Intensif, Menjadi Badai Tropis Parah di Selat Luzon

Next Post

Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Postingan Terkait

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

1 November 2026
Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

1 November 2026

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

Next Post
Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

AmsiNews

REKOMENDASI

Terumbu Karang Laut Dalam Ditemukan di Carolina Selatan

Bibit Siklon Tropis 92W Tumbuh di Utara Timur Laut Pulau Morotai

Kabut Asap, Lanal Tanjung Balai Karimun Sosialisasi Keselamatan Pelayaran

Kisah Pelayaran Arka Kinari, Setahun Dari Rotterdam Tiba di Maluku

Besok, Gerhana Matahari Sebagian Lewati 432 Kabupaten dan Kota di Indonesia

Edvin Aldrian, Ilmuwan Perubahan Iklim yang Hidup Apa Adanya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.