Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Penha terbentuk di timur Mindanao, Laut Filipina, pada Rabu (4/2) malam.
Penha dengan jarak 400 km barat -barat laut Palau, 624 km timur-timur laut Kota Davao dan 1260 km tenggara Manila, Filipina.
Topan Jepang nomor 2 ini pada Rabu malam mengarah ke barat dengan kecepatan 10 km per jam (6 knot).
Tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA).
Menurut JMA sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di dekat pusat pusat 18 meter per detik (35 knot), sedanglam kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih utara 330km (180NM) selatan 220km (120NM), kata JMA.
Penha telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 20 km per jam (11 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata JTWC.
Badai tropis Penha dengan nama Filipina “Basyang” bergerak kea rah barat di atas Laut Filipina di sebelah timur Mindanao.
Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) mengatakan Basyang akan bergerak secara umum ke arah barat selama 36 jam ke depan sebelum berbelok ke barat laut mulai besok, Kamis 5 Februari malam.
PAGASA memperkirakan sistem ini secara bertahap menguat saat berada di Laut Filipina dan mungkin mencapai kategori badai tropis.
