Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis (Tropical Storm) Surigae di Laut Filipina, melalui satelit cuaca Himawari, milik Japan Meteorological Agency (JMA), pada Kamis (24/9) pukul 17.40. GAMBAR: HIMAWARI

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Surigae terbentuk di Laut Filipina, Samudra Pasifik Barat, pada Kamis (24/9).

Surigae dengan nama Filipina “Queenie” bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan 25 km per jam (14 knot).

Topan Jepang nomor 26 ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 20 meter per detik (40 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 30 meter per detik (60 knot).

Sistem ini dengan tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa (hektopaskal), menurut Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), Kamis. Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebihdi utara 280 km (150 NM) dan selatan 165 km (90 NM).

Observatorium Hong Kong — Hong Kong Observatory (HKO) mengatakan Surigae akan menguat secara bertahap dan bergerak menuju wilayah perairan di sebelah timur Taiwan serta Kepulauan Ryukyu, Jepang, dalam beberapa hari ke depan.

Pada Kamis pukul 16.00 waktu setempat, pusat Badai Tropis Surigae berada sekitar 980 kilometer di sebelah selatan-tenggara Okinawa.

Badai ini diperkirakan akan bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam menuju wilayah perairan di sebelah timur Taiwan.

Badai ini kemudian akan berbelok ke arah timur laut dan bergerak menuju wilayah perairan di sebelah selatan Jepang.

Menurut Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina atau Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA) badai tropis “Queenie” berangsur-angsur menguat selama berada di dalam wilayah Wilayah Tanggung Jawab Filipina (PAR).

Badai ini dapat mencapai kategori topan pada hari Minggu (27/9), kata PAGASA. Secara umum badai ini akan bergerak ke arah barat-barat laut hingga hari Jumat (25/9) sebelum berbelok ke arah utara-timur laut pada hari Minggu.

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 6,1 meter (20 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Surigae berkembang dari bibit siklon tropis 91W di dekat Guam dan bergerak ke barat-barat lat menuju Laut Filipina.

Menurut JTWC Surigae diperkirakan akan terus bergerak ke arah barat laut.

Exit mobile version