Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bagaimana Kondisi Karang Acropora Tahun 2100, Ini Prediksi LIPI

redaksi
10 Agustus 2020
Kategori : Berita, Konservasi
0
Bagaimana Kondisi Karang Acropora Tahun 2100, Ini Prediksi LIPI

Asosiasi terumbu karang dan ikan. FOTO: DARILAUT.ID

Sebagai contoh, kawasan konservasi di Simeulue, Nias, dan Siberut diprediksi tidak lagi menjadi tempat perlindungan Acropora di masa mendatang (2100) karena profil lingkungannya sudah tidak sesuai.

“Sebagai jejaring konservasi, perlu dipertimbangkan pengembangan kawasan konservasi di pulau-pulau di sebelah selatan, seperti Sipora dan Pagai, yang diprediksi masih sesuai untuk kehidupan Acropora”, kata Hadiyanto seperti dikutip dari Oseanografi.lipi.go.id.

Menurut Hadiyanto, studi biogeografi berperan penting dalam pengembangan jejaring kawasan konservasi, seperti menentukan biota target.

Beberapa biota target bisa jadi pindah ke area lain yang mungkin berada di luar kawasan konservasi saat ini.

Oleh karena itu, kata Hadiyanto, pengembangan kawasan konservasi baru sebagai jejaring perlu dipertimbangkan agar biota target selalu berada dalam perlindungan kawasan konservasi. Salah satu cara untuk memprediksi distribusi biota laut adalah dengan menggunakan SDM.

Hadiyanto mengatakan, metode ini menganalisa secara kuantitatif kehadiran biota dengan profil lingkungan di sekitarnya. Kemudian diekstrapolasi antar ruang dan waktu.

Species Distribution Modelling terdiri dari tiga komponen utama, yaitu data spesies, data lingkungan, dan modelling.

Data spesies, merupakan data poin yang menunjukkan koordinat di mana spesies tersebut ditemukan dan/atau tidak ditemukan. Data ini dapat berupa kehadiran, kelimpahan, atau persentase tutupan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Biota LautP2O LIPIPerubahan IklimTerumbu Karang
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

BMKG Gelar Sekolah Lapang untuk Nelayan di Garut

Next Post

Gelombang Tinggi 4 – 6 Meter Berpeluang Terjadi di Perairan Lampung dan Selat Sunda

Postingan Terkait

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

20 Oktober 2026
Penangkapan Tidak Berkelanjutan, 10 Tahun Lagi Ikan Nike Menghilang di Perairan Gorontalo

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

20 Oktober 2026

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Next Post
Libur Tahun Baru, Hati-Hati Arus Kuat di Pantai Selatan Jawa

Gelombang Tinggi 4 – 6 Meter Berpeluang Terjadi di Perairan Lampung dan Selat Sunda

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

AmsiNews

REKOMENDASI

Bank Genetik dan Bioinformatik kelautan Perlu Dikembangkan di Indonesia

Peringatan Hari Konservasi, Momentum Bersejarah di Tengah Pandemi Covid-19

Alumni Ilmu Kelautan Unsrat Bahas Kurikulum Berbasis Revolusi Industri 4.0

TNI Angkatan Laut Menggelar Vaksinasi Bagi Nelayan di Tengah Laut

Dewan Pers-Konstituen Konsolidasi Menghadapi UKW Palsu

Momen Debat Perdana Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.