Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bahaya Mikroplastik, Dapat Mengikat Logam Berat dan Mengganggu Reproduksi

redaksi
14 November 2023
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Mikroplastik di Laut Jawa Diduga dari Laut Cina Selatan

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Darilaut – Mikroplastik dapat berubah ukurannya menjadi nanoplastik. Ukuran ini lebih kecil dari virus.

Bagi Kesehatan, mikroplastik ini dapat mengikat logam berat dan mengganggu siklus reproduksi.

Periset Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Muhammad Reza Cordova, mengatakan, mikroplastik makin lama semakin kecil, bahkan dapat menjadi nanoplastik, ukurannya lebih kecil dari 1 mikron atau lebih kecil daripada virus.

“Mikroplastik bisa menjadi tempat mengikat logam berat, pestisida, dan bahan aditif lainnya. Mikroplastik juga dapat menyebabkan gangguan hormon dan genetika,” kata Cordova.

“Sebagai contoh, kelomang jantan tertarik kepada plastik yang baunya mirip feromone ketimbang kelomang betina, sehingga menganggu siklus reproduksi kelomang.”

Cordova menjelaskan, mikroplastik merupakan material plastik yang ukurannya kurang dari 5 mm.

Mikroplastik ini sumbernya ada dua, pertama adalah sumber utama primer yang memang plastik dari awal diciptakan sedemikian rupa dengan ukuran kurang dari 5 mm.

Contohnya, campuran pupuk, campuran scrubber untuk pembersih kapal, bahan kosmetik seperti body scrub, dan lain sebagainya.

Kedua, mikroplastik yang berasal dari plastik ukuran besar dengan struktur tidak stabil yang terkikis dan hancur karena paparan ultraviolet sinar matahari dan umur.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Bahaya MikroplastikBRINMikroplastiksampah plastik
Bagikan37Tweet1KirimKirim
Previous Post

Penanganan Polusi Plastik Bukan Hanya Mendaur Ulang

Next Post

Siswa di Gorontalo Berkompetisi Kemampuan Matematika

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Siswa di Gorontalo Berkompetisi Kemampuan Matematika

Siswa di Gorontalo Berkompetisi Kemampuan Matematika

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Gorontalo Utara Terapkan Pengolahan Bijih Emas Tanpa Merkuri

Trans Sulawesi di Pesisir Selatan Gorontalo Sudah Bisa Dilewati Kendaraan Bermotor

LIPI: Belum Ada Bukti Jahe Merah Sebagai Antivirus Corona

Indeks 52, Rujukan Investor Muda di Pasar Modal

Indonesia Minta Tinjau Ulang Sistem Alokasi Kuota Penangkapan Tuna Sirip Biru Selatan

Waspada DBD di Musim Kemarau, Frekuensi Gigitan Nyamuk Akan Meningkat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.