Darilaut – Topan (typhoon) Nakri saat ini terletak di selatan Tokyo, Jepang, pada Senin (13/10) pagi. Sistem ini membawa gelombang tinggi, hujan lebat dan angin kencang.
Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan pada Senin pukul 05.00, Topan Nakri berada sekitar 370 kilometer selatan Tokyo.
Topan Nakri diperkirakan bergerak dengan kecepatan sekitar 36 kilometer per jam melintasi laut selatan Jepang.
Nakri –Topan Jepang Nomor 23– mengemas angin dengan kecepatan maksimum di sekitar pusat 35 meter per detik (70 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 50 meter per detik (100 knot).
Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) Nakri mengarah ke timur-timur laut dengan kecepatan 30km per jam (17 knot).
Tekanan udara pada pusatnya 970hPa (hektopaskal), kata JMA.
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di tenggara 95km (50 NM) barat-laut 75km (40 NM), serta area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di tenggara 330 km (180 NM) barat-laut 220km (120 NM).
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Nakri selama enam jam terakhir terletak 348 km di selatan Camp Fuji, dan telah bergerak ke arah timur-timur laut dengan kecepatan 30 km per jam (16 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 8,5 meter (28 kaki), kata JTWC. Nakri, diperkirakan akan terus bergerak ke arah timur-timur laut.
Intensifikasi ringan diperkirakan mencapai puncaknya di 140 km per jam (75 knot) selama 12 jam ke depan sementara sistem tetap berada dalam lingkungan yang mendukung dengan suhu permukaan laut yang hangat, geseran angin sedang, dan arus keluar ke arah kutub, kata JTWC.
Panduan intensitas menunjukkan bahwa Nakri akan sedikit menguat selama 12 jam ke depan hingga mencapai puncaknya di 140–150 km/jam (75–80 knot), diikuti oleh periode pelemahan karena sistem menghadapi kondisi yang kurang menguntungkan.
Menurut JTWC, Nakri diperkirakan akan keluar dari perairan hangat Arus Kuroshio dalam 36 jam, menghilangkan sumber panas dari sistem.
Transisi ekstratropis diperkirakan akan dimulai dalam 2 hari, dan selesai dalam 3 hari ketika sistem telah melemah hingga 75 km per jam (40 knot).
Bawa Angin Kencang
Melansir NHK, Topan Nakri diperkirakan akan mendekati bagian selatan gugusan Kepulauan Izu Jepang pada hari Senin. Peringatan angin kencang telah dikeluarkan untuk wilayah tersebut. Masyarakat harus waspada terhadap tanah longsor dan banjir.
Awan hujan di sekitar topan telah muncul di atas kepulauan tersebut dan angin semakin kencang.
Badan Meteorologi Jepang melaporkan bahwa pada Senin pukul 3 pagi, Nakri bergerak ke arah timur-timur laut dengan kecepatan 30 kilometer per jam ke selatan daratan. Topan ini diperkirakan akan bergerak ke arah timur sambil menguat dan mendekati Kepulauan Izu sejak fajar hari Senin hingga sesaat sebelum tengah hari.
Kecepatan angin diperkirakan mencapai 126 kilometer per jam dan hembusan puncak diperkirakan mencapai 180 kilometer per jam. Hembusan ini cukup kuat untuk merobohkan tiang listrik dan merusak bangunan.
Ombak laut yang sangat tinggi juga diperkirakan akan terjadi di wilayah tersebut.
Hujan diperkirakan akan tiba-tiba meningkat dengan curah hujan 80 milimeter per jam di beberapa wilayah.
Hujan hingga 250 milimeter diperkirakan akan turun di Kepulauan Izu selama periode 24 jam hingga Selasa tengah malam.
Kepulauan ini baru-baru ini dilanda hujan lebat yang memecahkan rekor dan angin kencang akibat topan Halong yang merusak bangunan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap tanah longsor, sungai yang meluap, banjir di daerah dataran rendah, dan gelombang tinggi.
Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati terhadap sambaran petir dan angin kencang yang berpotensi menyebabkan tornado. Masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam ruangan, jauh dari jendela.
