Kamis, Oktober 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Besok, Gerhana Matahari Sebagian Lewati 432 Kabupaten dan Kota di Indonesia

redaksi
20 Juni 2020
Kategori : Berita
0
Besok, Gerhana Matahari Sebagian Lewati 432 Kabupaten dan Kota di Indonesia

Pengamatan gerhana matahari total, Rabu 9 Maret 2016 di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Gerhana Matahari Cincin yang teramati sebagian akan melewati 432 kabupaten dan kota di 31 provinsi di Indonesia, Minggu (21/6) besok.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terdapat 3 provinsi yang tidak akan dilalui gerhana matahari yaitu Banten, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta. Begitupula 83 pusat kota lainnya. Seperti 2 kota di Bengkulu, 7 kota di Lampung, 10 kota Jawa Tengah, dan 7 kota di Jawa Timur, serta semua kota di Jawa Barat (terkecuali Indramayu).

Hal Ini karena nilai magnitudo gerhana kurang dari 0. Karena itu, seluruh fase gerhana di kota-kota ini tidak akan teramati.

Berdasarkan prediksi BMKG, magnitudo terentang antara 0,000 di Kepanjen, Jawa Timur sampai dengan 0,522 di Melonguane, Sulawesi Utara.

Di Papua, terdapat 7 kota yang tidak dapat mengamati puncak gerhana dan kontak akhir mengingat saat kedua fase ini terjadi, Matahari sudah terbenam. Pengamat yang berada di Papua, Papua Barat, dan sebagian besar Maluku tidak akan mengamati kontak akhir.

Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi.

Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AstronomiBMKGGerhana MatahariGerhana Matahari Cincin
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ada 6 Gerhana di Tahun 2020

Next Post

Kontak Awal dan Akhir Gerhana Matahari di Sejumlah Kota di Indonesia

Postingan Terkait

Topan In-fa Bergerak Menuju Kepulauan Mariana Utara

Topan In-fa Bergerak Menuju Kepulauan Mariana Utara

29 Oktober 2026
Gempa M 6,4 Guncang Maluku Tenggara Barat

Gempa M 6,4 Guncang Maluku Tenggara Barat

29 Oktober 2026

Dukungan Media Penting untuk Memperkenalkan Produk UMKM ke Pasar yang Lebih Luas

Ketua Umum AMSI: Industri Media Hadapi Tantangan Serius Terkait Kepercayaan Publik

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

Topan Menghancurkan Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang, Vietnam Perkuat Peringatan Dini

UNG Terima Penghargaan Sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat

Next Post
Kontak Awal dan Akhir Gerhana Matahari di Sejumlah Kota di Indonesia

Kontak Awal dan Akhir Gerhana Matahari di Sejumlah Kota di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Topan In-fa Bergerak Menuju Kepulauan Mariana Utara

Gempa M 6,4 Guncang Maluku Tenggara Barat

Haruskah Bahasa Indonesia Dilarang di Kelas Bahasa Inggris?

Dukungan Media Penting untuk Memperkenalkan Produk UMKM ke Pasar yang Lebih Luas

Ketua Umum AMSI: Industri Media Hadapi Tantangan Serius Terkait Kepercayaan Publik

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemerintah Kota Gorontalo Membahas Percepatan Penanganan Kasus Stunting

5,4 Juta Orang Berada di Jalur Topan Mocha yang Mendarat di Myanmar

Kapal Riset Geomarin III Teliti Gas Biogenik di Cekungan Nias

Hari Keanekaragaman Hayati, 1 Juta Spesies Hewan dan Tumbuhan Terancam Punah

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Menteri Hukum Luncurkan Protokol Jakarta di IDC 2025 untuk Perkuat Hak Cipta Konten Berita

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.