Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

BMKG Gelar Sekolah Lapang untuk Antisipasi Perubahan Iklim

redaksi
27 Agustus 2020
Kategori : Berita
0
BMKG Gelar Sekolah Lapang untuk Antisipasi Perubahan Iklim

Lahan pertanian di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dampak positif La Nina bagi para petani di wilayah yang selalu kering dan kekurangan air bisa melakukan pemanenan air. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Untuk mengantisipasi perubahan iklim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, (24/8).

Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Reni Kraningtyas, kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait informasi cuaca dan iklim, sehingga dapat mengantisipasi perubahan iklim terhadap usaha pertanian.

SLI Operasional menargetkan Kelompok Tani Sumber Rejeki Dukuh Buyutan di Kelurahan Ngalang, Kecamatan Gedangsari dengan lahan komoditas padi dan kacang.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, program SLI Operasional yang telah berlangsung di Temangung bisa membantu petani bawang merah untuk menyesuaikan waktu tanam dan menghasilkan keuntungan melalui informasi iklim yang tepat.

Dengan pendampingan dari petugas BMKG, menurut Dwikorita, waktu tanam dimundurkan dari yang biasanya bulan Februari menjadi bulan Maret. Panen pun mundur satu bulan.

Keuntungannya adalah saat panen, pesaingnya sudah tidak ada. Stok bawang merah di tempat lain sudah habis. Akhirnya petani yang baru panen memperoleh harga yang tinggi.

Dwikorita mengatakan, petani binaan BMKG yang baru panen di Temanggung tersebut, biasanya mendapatkan harga jual berkisar Rp 13.000 sampai Rp 14.000 per kilogram, naik menjadi Rp 22.000 hingga Rp 23.000 per kilogram.
Bahkan upah buruh tani per hari sebesar Rp 100.000. Tentu saja hal ini sangat dirasakan manfaatnya, terlebih di saat kondisi pandemi seperti ini.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGPerubahan IklimYogyakarta
Bagikan17Tweet1KirimKirim
Previous Post

Transportasi Laut Penting Bagi Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal

Next Post

Hiu Paus dan Gua Bawah Laut di Botubarani

Postingan Terkait

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

4 September 2026
Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

Next Post
Hiu Paus dan Gua Bawah Laut di Botubarani

Hiu Paus dan Gua Bawah Laut di Botubarani

Komentar tentang post

TERBARU

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

AmsiNews

REKOMENDASI

Gunung Ili Lewotolok di Lembata Erupsi

Siklon Tropis Hayley di Selatan NTT Mengarah ke Australia Barat

Pertemuan BIMP-EAGA Dipimpin Perdana Menteri Malaysia

152 Kelompok di Kota Gorontalo Terima Bantuan untuk Pengembangan Usaha

Soal Reklamasi, Harus Ada Keberpihakan Bagi Masyarakat Pesisir

Unpad Buka Program Studi Magister Konservasi Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.