Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cerita Kapal Wisata di Labuan Bajo Tenggelam di Tempat Berlabuh

redaksi
30 Mei 2020
Kategori : Berita, Travel
0
Cerita Kapal Wisata di Labuan Bajo Tenggelam di Tempat Berlabuh

Dampak virus corona (Covid-19) membuat kapal wisata di Labuan Bajo tenggelam di tempat berlabuh karena tidak terawat dan tidak dijaga. FOTO: SALA UDINK

Darilaut – Sejumlah kapal wisata yang sedang buang jangkar, satu per satu tenggelam di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Sepintas tentunya ini hal janggal. Bagaimana kapal yang sudah menurunkan jangkar dan berlabuh, bisa tenggelam?

Kapal-kapal wisata yang tenggelam saat berlabuh ini diunggah Sala Udink, guru di Pemda Kabupaten Manggarai Barat, yang juga kepala Lab Bahasa di MAN Labuan Bako, Senin (25/5).

Melalui akun Facebook Sala Udink, foto-foto kapal-kapal wisata di Labuan Bajo yang tenggelam tersebut viral di media sosial.

Sala Udink tidak hanya mengunggah foto-foto tersebut, melainkan juga berinteraksi dan merespon yang menanyakan kenapa kapal-kapal wisata tersebut tenggelam dalam jumlah banyak.

“Satu persatu sdh mulai tumbang, tenggelam di tempat berlabuah. Dlm waktu kurang lebih 2 bulan sdh ada 9 kapal yg tenggelam di tempat berlabuh…” tulis Sala Udink, 25 Mei pukul 09.20.

Imbas virus corona (Covid-19) membuat awak kapal tersebut tidak ada lagi yang bertahan untuk menjaga setiap hari. Apalagi, selama 3 bulan terakhir tdak ada sama sekali wisatawan yang melakukan rekreasi di Labuan Bajo.

Menurut Sala Udink, dalam waktu kurang lebih 2 bulan, sudah 8 kapal yang tenggelam.

Dampak virus corona (Covid-19) membuat kapal wisata di Labuan Bajo tenggelam di tempat berlabuh karena tidak terawat dan tidak dijaga. FOTO: SALA UDINK

Akun Syair Abdulmutalib menulis, “Cukup aneh juga ketika kapal berlabauh lalu kemudian tenggelam. Apakah memang dibirkan pemiliknya dalam beberpa minggu kemudian tenggelam?

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Kapal TenggelamLabuan BajoNusa Tenggara TimurVirus Corona
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

KLHK Gagalkan Penyelundupan Kantong Semar

Next Post

Kapal Wisata di Labuan Bajo Wajib Dijaga

Postingan Terkait

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

16 Juni 2026
La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

16 Juni 2026

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Next Post
Kapal Wisata di Labuan Bajo Wajib Dijaga

Kapal Wisata di Labuan Bajo Wajib Dijaga

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Angin Kencang, Tanah Longsor dan Banjir Melanda Sejumlah Daerah

Hari Hiu Paus Internasional Dipusatkan di Botubarani Gorontalo

Pengungsi Gempa dan Tsunami di Palu 16.732 Orang

Kemendikbudristek Beri Penguatan, Selangkah Lagi UNG Menjadi PTN-BH

Banyak Bangunan Rusak dan Jalanan Retak di Jepang, Tercatat 100 Guncangan Setelah Gempa 7,6 SR

2019, RoRo Dumai-Malaka Diresmikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.