Senin, November 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cerita Kapal Wisata di Labuan Bajo Tenggelam di Tempat Berlabuh

redaksi
30 Mei 2020
Kategori : Berita, Travel
0
Cerita Kapal Wisata di Labuan Bajo Tenggelam di Tempat Berlabuh

Dampak virus corona (Covid-19) membuat kapal wisata di Labuan Bajo tenggelam di tempat berlabuh karena tidak terawat dan tidak dijaga. FOTO: SALA UDINK

Darilaut – Sejumlah kapal wisata yang sedang buang jangkar, satu per satu tenggelam di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Sepintas tentunya ini hal janggal. Bagaimana kapal yang sudah menurunkan jangkar dan berlabuh, bisa tenggelam?

Kapal-kapal wisata yang tenggelam saat berlabuh ini diunggah Sala Udink, guru di Pemda Kabupaten Manggarai Barat, yang juga kepala Lab Bahasa di MAN Labuan Bako, Senin (25/5).

Melalui akun Facebook Sala Udink, foto-foto kapal-kapal wisata di Labuan Bajo yang tenggelam tersebut viral di media sosial.

Sala Udink tidak hanya mengunggah foto-foto tersebut, melainkan juga berinteraksi dan merespon yang menanyakan kenapa kapal-kapal wisata tersebut tenggelam dalam jumlah banyak.

“Satu persatu sdh mulai tumbang, tenggelam di tempat berlabuah. Dlm waktu kurang lebih 2 bulan sdh ada 9 kapal yg tenggelam di tempat berlabuh…” tulis Sala Udink, 25 Mei pukul 09.20.

Imbas virus corona (Covid-19) membuat awak kapal tersebut tidak ada lagi yang bertahan untuk menjaga setiap hari. Apalagi, selama 3 bulan terakhir tdak ada sama sekali wisatawan yang melakukan rekreasi di Labuan Bajo.

Menurut Sala Udink, dalam waktu kurang lebih 2 bulan, sudah 8 kapal yang tenggelam.

Dampak virus corona (Covid-19) membuat kapal wisata di Labuan Bajo tenggelam di tempat berlabuh karena tidak terawat dan tidak dijaga. FOTO: SALA UDINK

Akun Syair Abdulmutalib menulis, “Cukup aneh juga ketika kapal berlabauh lalu kemudian tenggelam. Apakah memang dibirkan pemiliknya dalam beberpa minggu kemudian tenggelam?

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Kapal TenggelamLabuan BajoNusa Tenggara TimurVirus Corona
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

KLHK Gagalkan Penyelundupan Kantong Semar

Next Post

Kapal Wisata di Labuan Bajo Wajib Dijaga

Postingan Terkait

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

2 November 2026
Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

2 November 2026

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Next Post
Kapal Wisata di Labuan Bajo Wajib Dijaga

Kapal Wisata di Labuan Bajo Wajib Dijaga

Komentar tentang post

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

Pimpinan Fakultas Menandatangani Perjanjian Kinerja dengan Rektor Universitas Negeri Gorontalo

Badai Tropis Parah Menguat Menjadi Topan Nesat di Laut Cina Selatan

Waterspout Terbentuk Dari Sistem Awan Cumulonimbus

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

Topan Talim Membawa Angin Kencang, Hujan dan Gelombang Besar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.