Cuaca Buruk, Kapal Sabuk Nusantara 102 Tujuan Bitung Balik Gorontalo

Akibat cuaca buruk (gelombang tinggi) KM Sabuk Nusantara 102 tujuan Pelabuhan Bitung balik lagi ke Pelabuhan Gorontalo, Senin (2/9). FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Kapal tol laut KM Sabuk Nusantara 102 dan kapal perintis Narita kembali lagi ke Pelabuhan Gorontalo akibat cuaca buruk di mulut Teluk Tomini dan Laut Maluku.

Kapal ini berangkat menuju Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (1/9), karena cuaca buruk dalam pelayaran, langsung balik ke Gorontalo.

Nakhoda KM Sabuk Nusantara 102, Firdaus mengatakan, kapal sudah berangkat Minggu sore. Namun, setelah 40 mil pelayaran gelombang tinggi.

“Cuaca buruk setelah 40 mil pelayaran, sudah aturan kalau gelombang tinggi harus ke pelabuhan terdekat,” ujar Firdaus kepada Darilaut.id, Senin (2/9) di pelabuhan Gorontalo.

Sabuk Nusantara 102 berangkat dari Gorontalo menuju Pelabuhan Bitung. Kapal ini baru saja berlayar dari Poso dan Kepulauan Togean.

Menurut Firdaus, sebelum berangkat sudah melakukan update peringatan dini gelombang di Teluk Tomini, Laut Maluku dan Sulawesi Utara. Peringatan dini gelombang tinggi ini untuk satu minggu.

Firdaus, nakhoda KM Sabuk Nusantara 102. FOTO: ISTIMEWA

Saat berlayar dari Pelabuhan Gorontalo, cuaca cukup baik. Namun, dalam perjalanan, gelombang laut semakin tinggi.

Karena itu, Sabuk Nusantara 102 memilih untuk kembali ke Gorontalo. Kapal akan berangkat kembali ke Bitung, setelah gelombang laut agak mereda. Hal yang sama dilakukan kapal perintis Narita.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Djalaluddin Gorontalo, Wahyu mengatakan, untuk peringatan dini gelombang tinggi tanggal 2 hingga 3 September, tinggi gelombang di Laut Maluku 1,25 hingga 2,5 meter. Selain itu, tinggi gelombang yang sama di perairan Timur Bitung, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan Kepulauan Sangihe dan perairan Kepulauan Talaud.

Tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan sampai tanggal 4 September di Laut Maluku, perairan timur laut Bitung, perairan Sangihe dan perairan Talaud.*

Exit mobile version