Minggu, Maret 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dampak dan Langkah Memperlambat Pemanasan Laut

redaksi
4 April 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Dampak dan Langkah Memperlambat Pemanasan Laut

Anomali suhu permukaan laut. GAMBAR: NOAA

Darilaut – Di antara spesies yang paling sensitif terhadap gelombang panas laut adalah yang membentuk dasar ekosistem laut yang paling beragam.

Seperti hutan rumput laut (kelp forests), padang lamun, dan terumbu karang.

Peristiwa parah yang mempengaruhi pantai barat Australia pada tahun 2011, misalnya, menyapu bersih seluruh ekosistem yang menyebabkan beberapa spesies menghilang hingga ratusan kilometer.

Gelombang panas laut bukan satu-satunya ancaman bagi ekosistem laut. Sering terjadi bersamaan dengan stresor lain seperti pengasaman laut, deoksigenasi, dan penangkapan ikan yang berlebihan.

Dalam kasus seperti itu, menurut Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam atau International Union for Conservation of Nature (IUCN), gelombang panas laut tidak hanya lebih merusak habitat. Tetapi juga meningkatkan risiko deoksigenasi dan pengasaman.

Mengingat dampak gelombang panas laut yang parah dan berlangsung lama terhadap kehidupan laut dan masyarakat manusia, maka yang bisa dilakukan antara lain menerapkan langkah-langkah untuk memperlambat pemanasan laut.

Selain itu, melawan dampak gelombang panas laut dengan membangun ketahanan laut (building ocean resilience).

Pemerintah harus berinvestasi dalam solusi berbasis alam di samping secara ambisius mengurangi emisi berbasis bahan bakar fosil untuk mencapai tujuan yang disepakati berdasarkan Perjanjian Paris.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gelombang Panas LautIUCNPerubahan Iklim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Empat Dekade Pemutihan Karang Karena Gelombang Panas Laut

Next Post

Korea-Indonesia MTCRC Survei Wilayah Laut Cirebon

Postingan Terkait

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

15 Maret 2026
UNEP Buka Pendaftaran Champions of the Earth 2024, Penghargaan Lingkungan Hidup Tertinggi PBB

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

15 Maret 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

Next Post
Korea-Indonesia MTCRC Survei Wilayah Laut Cirebon

Korea-Indonesia MTCRC Survei Wilayah Laut Cirebon

Komentar tentang post

TERBARU

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

AmsiNews

REKOMENDASI

AJI Jakarta Kecam Intimidasi Terhadap Jurnalis di Banten

Banjir Merendam 7 Desa di Kabupaten Gorontalo

Bakamla dan US Coast Guard Bahas Keselamatan Maritim

Apa itu Traceability dalam Perikanan?

Tumpahan Minyak di Pantai Utara Jawa, 4.380,85 Barrel Diangkat ke Darat

Vietnam Bersiap Menghadapi Topan Wipha

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.