Jumat, Juni 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dolphin Project, 52 Tahun Melindungi Lumba-Lumba di Seluruh Dunia

redaksi
24 April 2022
Kategori : Berita, Orca
0
Dolphin Project, 52 Tahun Melindungi Lumba-Lumba di Seluruh Dunia

Lumba-lumba Johnny, Rocky dan Rambo berenang di Umah Lumba Center, Bali, lokasi Rehabilitation, Release and Retirement. FOTO: DOLPHINPROJECT.COM

Darilaut – Jika ada pembelajaran yang bisa dipetik, saat kita memasuki tahun ketiga pandemi COVID-19, itu adalah nilai kebebasan, kesehatan, dukungan sosial dan keluarga, serta mobilitas.

Bandingkan dengan kehidupan lumba-lumba penangkaran, di mana konsep kebebasan tidak ada. Setiap keputusan mulai dari konsumsi makanan hingga pemilihan pasangan akuarium dan aktivitas sehari-hari dibuat oleh orang lain.

Dengan mengedepankan keuntungan, kesehatan mental, emosional, dan fisik lumba-lumba menjadi prioritas kedua.

Karena itulah, pada bulan April 1970, Dolphin Project lahir.

“Selama 52 tahun terakhir, Dolphin Project telah melindungi lumba-lumba di seluruh dunia, menarik kesadaran akan kekejaman seperti di Taiji yang tidak masuk akal dan perburuan tahunan di Jepang, serta lumba-lumba yang bertahan di penangkaran hidup menderita,” tulis Pendiri dan Direktur Dolphin Project, Ric O’Barry (21/4).

Jika memungkinkan, melepaskan lumba-lumba yang sebelumnya ditangkap kembali ke alam liar.

Dolphin Project telah memelopori protokol rehabilitasi dan pelepasan lumba-lumba di banyak negara di dunia, seperti di Haiti, Indonesia, Korea Selatan, Kolombia, Guatemala, Nikaragua, Brasil, Bahama, dan Amerika Serikat.

Di Indonesia, Rehabilitation, Release and Retirement Center (Pusat Rehabilitasi, Pelepasan, dan Pensiun) Umah Lumba berada di Teluk Banyuwedang, Bali Barat, sebagai tempat yang pertama dan satu-satunya di dunia untuk merawat lumba-lumba yang menderita.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BaliCetaceaDolphin ProjectLumba-lumbaRic O’Barry
Bagikan19Tweet1KirimKirim
Previous Post

Operator Diminta Menginformasikan Data Kabel Bawah Laut

Next Post

Dijadikan Pemain Sirkus, Kini Johnny, Rocky dan Rambo Siap Kembali ke Laut

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

5 Juni 2026
PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

5 Juni 2026

Ratusan Orang Dibunuh, PBB Menyerukan Perlindungan Bagi Pembela Lingkungan

Depresi Tropis Berada di Dekat Taiwan

Azerbaijan Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Azerbaijan Menyoroti Krisis Planet Akibat Perubahan Iklim

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Next Post
Dijadikan Pemain Sirkus, Kini Johnny, Rocky dan Rambo Siap Kembali ke Laut

Dijadikan Pemain Sirkus, Kini Johnny, Rocky dan Rambo Siap Kembali ke Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

Ratusan Orang Dibunuh, PBB Menyerukan Perlindungan Bagi Pembela Lingkungan

Depresi Tropis Berada di Dekat Taiwan

Azerbaijan Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Azerbaijan Menyoroti Krisis Planet Akibat Perubahan Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

117 Titik Lokasi Pemantauan Hilal di Indonesia, Gorontalo di Pantai Hiu Paus Bone Bolango

BMKG: La Nina Bisa Berlangsung Hingga April 2025

Bagaimana Situasi Flu Burung di Indonesia dan Global

Catatan Terbaru, Bumi Mengalami Hari Terpanas

Naskah Kuno Bagian dari Sejarah Alam Indonesia

Bibit 94S Tumbuh Menjadi Badai Tropis Dengan Nama “Halima”

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.