Darilaut – Dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Arfiani Rizki Paramata membahas isu kepemimpinan Perempuan dalam Women’s Leadership Conference 2026 yang diselenggarakan oleh Famposo Global di Singapura.
Dr. Arfiani Rizki, assistant professor UNG, ikut dalam kegiatan tersebut pada 28–29 Agustus 2026. Forum internasional ini mempertemukan para pemimpin, akademisi, profesional, dan tokoh dari berbagai bidang untuk membahas isu kepemimpinan perempuan, kesehatan, kesejahteraan, investasi, serta pembangunan masa depan yang berkelanjutan.
Arfiani sebagai salah satu pembicara dalam sesi “Longevity & Wellness Capital Forum” dengan tema “Health, Wealth & Legacy in the Age of 100-Year Lives: Investing in Longer, Healthier and More Meaningful Lives.” Sesi tersebut berlangsung pada 28 Agustus 2026, di Roselle Jr Ballroom, Marina Bay Sands.
Kehadiran Arfiani dalam forum tersebut menjadi representasi penting bagi UNG dalam memperluas kontribusi akademisi Indonesia pada forum internasional.
Ia tampil bersama sejumlah tokoh dan pemimpin dari berbagai latar belakang, di antaranya Dr. Azhar Shaikh, Profesor dari University Malaysia Sarawak; Ms. Rizki Handayani Mustafa, Deputy Minister Industry and Investment, Ministry of Tourism Republic of Indonesia; serta H.E. Hotmangaraja Pandjaitan, Indonesia Ambassador to Singapore.
Partisipasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kompetensi akademisi UNG memiliki ruang untuk berkontribusi dalam diskursus global, khususnya pada isu-isu strategis yang berkaitan dengan kepemimpinan, kesehatan, kesejahteraan, dan pembangunan manusia.
Keterlibatan akademisi dalam forum internasional turut memperkuat semangat untuk mendorong dosen agar aktif membangun jejaring, berbagi pengetahuan, serta mengambil peran dalam forum akademik dan profesional berskala global.
Keikutsertaan Arfiani di Women’s Leadership Conference 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi civitas academica UNG, khususnya para dosen dan perempuan akademisi, untuk terus mengembangkan kapasitas, memperluas jejaring internasional, dan berkontribusi dalam berbagai forum strategis di tingkat nasional maupun global.
