Dua Kapal Ikan Malaysia Ditangkap di ZEE Indonesia

FOTO: KKP.GO.ID

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap dua kapal ikan asing (KIA) berbendera Malaysia di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 571. Kedua kapal ini melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di Selat Malaka, Senin (11/3) pukul 10.15 WIB.

Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman mengatakan, kapal-kapal tersebut ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah dari Pemerintah RI, serta menggunakan alat tangkap yang dilarang jenis trawl.

Kedua kapal yang ditangkap, masing-masing KM PKFB 1109 (50,99 GT) dengan jumlah awak kapal 4 (empat) orang warga negara Myanmar dan KM PPF 634 (49,07 GT) dengan jumlah awak kapal 5 orang warga negara Myanmar.

Kapal diduga melanggar Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.

Kapal dikawal menuju Stasiun PSDKP Belawan Sumatera Utara. Kedua kapal tersebut diperkirakan tiba hari ini Selasa (12/3), untuk proses hukum lebih lanjut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.*

Exit mobile version