Partisipan yang diikutsertakan pun tidak hanya mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia saja, namun terbuka umum bagi seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo.
“Iya, kami buka untuk umum juga. Jadi masyarakat se Provinsi Gorontalo bisa ikut, yang mendaftar lombanya juga ada beberapa dari Universitas-universitas lain,” kata Ketua Panitia Gempita, Widya Bagoe, Kamis.
Harapan dari kegiatan ini agar orang-orang khususnya generasi muda lebih mengenal tentang apa itu sastra dan dapat menumbuhkan kecintaan mereka terhadap sastra itu sendiri, kata Widya. (Novita J. Kiraman)




