Kamis, Agustus 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Fenomena Langit, Komet K2 Dari Luar Tata Surya Mendekati Bumi

redaksi
25 Juli 2022
Kategori : Berita
0
Fenomena Langit, Komet K2 Dari Luar Tata Surya Mendekati Bumi

Komet melintas dekat planet Bumi. FOTO: BRIN

Abdul mengatakan K2 ditemukan oleh sistem pemantau komet bernama Panoramic Survey Telescope and Rapid Response System (PanSTARRS) yang berlokasi di Hawaii pada 21 Mei 2017.

Penampakan K2 saat melintas dengan jarak paling dekat dengan Bumi, menampilkan ekor debu dan ekor gas. Semakin dekat ke Matahari, ekor gas akan terlihat semakin jelas.

Saat melintas dekat Bumi, menurut Abdul, K2 hanya bisa dilihat jika memakai teleskop apalagi karena saat itu bertepatan dengan Bulan Purnama. Akan tetapi seiring makin dekatnya komet tersebut dengan Matahari maka ia akan bisa dilihat dengan binokular.

“Seluruh daerah di permukaan bumi berkesempatan untuk melihat komet itu pada malam hari yang cerah,” ujar Abdul.

Pengamatan K2 dapat dilakukan dalam beberapa bulan, terutama saat komet itu melintas dekat Bumi, dalam perjalanannya menuju titik terdekatnya dengan Matahari. Hingga beberapa bulan setelah itu.

Abdul mengatakan, dengan fenomena komet melintas bumi, melalui riset dapat dipelajari kemungkinan jatuhnya komet tersebut ke bumi.

Untuk kasus K2 ini, komet melintasi bumi pada jarak lebih dari 270 juta km sehingga tidak berdampak apa-apa ke bumi.

Karena melintasnya cukup jauh dari Bumi yakni sekitar 2 kali jarak Matahari-Bumi, maka tidak ada efek negatif yang ditimbulkan.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: AstronomiBRINFenomena LangitKometKomet K2
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

PN Batam Vonis Penyelundup Limbah B3 dari Singapura 7 Tahun Penjara

Next Post

Empat Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Samudra Pasifik dan Hindia

Postingan Terkait

Badai Tropis Kujira Mendarat di Luzon Utara, Filipina

Badai Tropis Kujira Mendarat di Luzon Utara, Filipina

6 Agustus 2026
Topan Dolphin Mendekati Okinawa dan Amami, Maskapai Batalkan Penerbangan

Topan Dolphin Mendekati Okinawa dan Amami, Maskapai Batalkan Penerbangan

6 Agustus 2026

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Puncak El Niño September dan Desember 2026

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Provinsi Gorontalo Status Siaga Kekeringan

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Next Post
Empat Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Samudra Pasifik dan Hindia

Empat Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Samudra Pasifik dan Hindia

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Kujira Mendarat di Luzon Utara, Filipina

Topan Dolphin Mendekati Okinawa dan Amami, Maskapai Batalkan Penerbangan

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Puncak El Niño September dan Desember 2026

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

AmsiNews

REKOMENDASI

3 Faktor Penyebab Banjir Bandang Luwu Utara

Nelayan Kota Gorontalo Terima Bantuan Sarana Penangkapan Ikan

Destinasi Wisata NTT Dibuka 15 Juni

Kapal Murah Rejeki Terbakar di Batu Ampar, Batam

Presiden Prancis Umumkan Perlindungan Antartika

Esai Foto: Mengapa Ada Demo Amran Sulaiman di Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.