Kamis, September 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Fenomena Pemutihan Karang di Perairan Selatan dan Utara Gorontalo

redaksi
22 Maret 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Fenomena Pemutihan Karang di Perairan Selatan dan Utara Gorontalo

Pemutihan karang (coral bleaching) di perairan Gorontalo. FOTO: GUSNAR LUBIS ISMAIL

Menurut Gusnar, di daerah Gorontalo, sistem pertanian khususnya jagung seharusnya menggunakan terasering agar sedimen yang terjadi saat hujan tidak langsung mengalir ke sungai-sungai yang kemudian berdampak pada air laut. Ini menyebabkan kerusakan ekosistem pesisir dan laut, khususnya terumbu karang.

“Sampah plastik juga menjadi salah satu penyebab kematian karang di Gorontalo. Karang hidup yang tertutup sampah saat diangkat akan terlihat memutih,” ujar Gusnar.

”Saya banyak menemui kasus seperti itu di perairan selatan dan utara Gorontalo.”

Fenomena pemutihan karang (coral bleaching) di perairan Gorontalo. FOTO: GUSNAR LUBIS ISMAIL

Gusnar menyarankan upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi pemutihan karang akibat pemanasan global dengan melakukan kolaborasi lintas negara dan daerah di Indonesia.

Peristiwa coral bleaching yang terjadi di fringing reef atau terumbu karang tepi dalam hamparan yang cukup luas, pernah terjadi di pantai Bolihutuo tahun 2017, kemudian di perairan Pulau Bitila Boalemo tahun 2009.

Kejadian ini berdampak pada karang seperti Coral Branching, Acropora Branching, Acropora Tabulate, Coral Feliose, dan Coral Massive. (Sulis Dwi Fadjar Baeda)

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: coral bleachinggorontaloGusnar Lubis IsmailPemanasan Globalpemutihan karang
Bagikan22Tweet14KirimKirim
Previous Post

UNG Memperluas Program Mengajar di Daerah Terpencil untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Next Post

Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

Postingan Terkait

Pulau Jawa Sentra Komoditas Rajungan Terbesar di Indonesia

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

9 September 2026
Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

9 September 2026

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Next Post
Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

TERBARU

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Tiga Bibit Siklon Tropis Terletak di Selatan Jepang

Nomura, Ubur-ubur Raksasa, Berat 200 Kilogram

DFW Indonesia Meminta Ada Tindakan Tegas Kasus 2 ABK di Kapal China

Sejumlah Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur

Perpustakaan UNG Menggelar Bincang Literasi

Lego Jangkar Tanpa Izin, TNI Angkatan Laut Kembali Amankan Kapal Panama

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.