Minggu, Maret 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gastrodia bambu, Anggrek Hantu yang Ditemukan di Jawa dan Vietnam

redaksi
1 Juni 2021
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Gastrodia bambu, Anggrek Hantu yang Ditemukan di Jawa dan Vietnam

Anggrek hantu dengan nama ilmiah Gastrodia bambu, saat ini hanya ditemukan di Pulau Jawa dan Vietnam. FOTO: LIPI

Adapun nama epithet “bambu” diberikan sebagai petunjuk bahwa seluruh individu anggrek yang ditemukan selalu berasosiasi dengan habitat rumpun bambu.

Rumpun bambu sebagai habitat alami anggrek hantu, Gastrodia bambu. FOTO: DARILAUT.ID

Ketika mempublikasikan hasil penelitian tersebut, Destario mencatat spesies ini diduga endemik Pulau Jawa. Hal ini karena catatan rekaman yang ditemukan selama penelitian hanya ada di dua lokasi saja, yaitu Yogyakarta dan Jawa Barat.

Setahun kemudian, pada 2018, peneliti asal Rusia, Leonid Averyanof juga mempublikasikan spesies baru anggrek hantu Gastrodia khangii berbunga kecoklatan dari hutan Provinsi Son-La, Vietnam. Spesies ini diduga endemik dan terbatas di Vietnam.

Destario kemudian melakukan penelitian mengenai rekaman baru keberadaan anggrek hantu di Vietnam.

Hasil observasi mendalam dengan membandingkan spesies Gastrodia di Jawa dan Vietnam menunjukkan bahwa keduanya merupakan satu taksa yang sama. Walaupun populasinya terpisah jarak geografis yang sangat berjauhan.

“Ciri morfologi organ vegetatif rhizom dan bunganya memiliki tingkat similiaritas yang sangat tinggi. Oleh karenanya, nama spesies Gastrodia khangii diusulkan untuk direduksi ke dalam sinonim dari taksa Gastrodia bambu sebagai nama ilmiah yang diterima (accepted), mengingat nama Gastrodia bambu telah dipublikasikan lebih awal,” kata Destario, peraih penghargaan Peneliti Muda Terbaik Bidang Ilmu Hayati LIPI pada 2012.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Anggrek HantuBambuLIPI
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Banjir Rob Rendam Ribuan Rumah di Kota Semarang

Next Post

Nelayan Hilang di Teluk Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia

Postingan Terkait

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

7 Maret 2026
Serangan AS-Israel Terhadap Iran dan Balasan Ancaman Serius Bagi Keamanan Internasional

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

7 Maret 2026

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Hujan Masih Mendominasi Indonesia 6 Hingga 12 Maret

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

Next Post
Nelayan Hilang di Teluk Jakarta

Nelayan Hilang di Teluk Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia

Komentar tentang post

TERBARU

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini Prediksi BMKG untuk Puncak Musim Kemarau 2025

KM Umsini Jadi Lokasi Isolasi Pasien Covid-19, Saat Beroperasi Akan Disemprot Disinfektan

Penggunaan AC Memicu Krisis Iklim

Observatorium Hong Kong Keluarkan Sinyal Angin Kencang, Jangan Keluar Rumah

Hari ini, 8 Hiu Paus Terlihat di Botubarani

BMKG Pantau Siklon Tropis Malou

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.