Darilaut – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 21 Maret sebagai Hari Gletser Sedunia (World Day for Glaciers). Pelestarian gletser ini dimotori Organisasi Meteorologi Dunia dan UNESCO.
Gletser sangat penting bagi ekosistem Bumi. Untuk pelestarian gletser Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo menyampaikan:
1. Kolaborasi
Gletser tidak mengenal batas. Gletser menopang komunitas, pertanian, ekosistem, dan ekonomi di berbagai wilayah. Untuk melestarikan sumber daya bersama ini—kita harus bekerja sama.
2. Pemantauan
Kita harus memperkuat infrastruktur pemantauan, dan berinvestasi dalam pembangunan kapasitas, berbagi data, dan sains—mandat inti WMO.
Keputusan yang baik bergantung pada data yang baik, namun hanya 1 persen dari 15.000 stasiun pemantauan permukaan yang terdaftar di seluruh dunia berada di wilayah pegunungan di atas 3000 meter. Ini berarti ada kesenjangan pengetahuan yang signifikan.
3. Sains
Sains harus memandu keputusan kita: dari pengurangan risiko bencana hingga pengelolaan DAS, dari perencanaan air hingga adaptasi iklim. Selama Dekade Ilmu Kriosfer, WMO akan memanfaatkan mandatnya untuk mendukung tema utama yang paling penting: “Memperkuat Pengamatan Kriosfer.”
“Peran WMO dalam mengumpulkan, mengoordinasikan, dan berbagi data kriosfer tetap jelas dan kuat. Alih-alih banyak sistem dan program yang terpisah dan tidak saling berhubungan, mari kita pastikan dekade ini menjadi dekade konsolidasi dan koordinasi,” kata Celeste Saulo.
4. Investasi dan Kemitraan
Kita membutuhkan investasi dan kemitraan yang terarah dan transparan dengan pemerintah, lembaga internasional, dan sektor swasta.
Tahun Pelestarian Gletser
Tahun 2025 diproklamirkan sebagai Tahun Internasional Pelestarian Gletser (IYGP 2025). Pelestarian gletser ini untuk meningkatkan visibilitas global gletser sebagai isu kebijakan; memperkuat hubungan sains-kebijakan; dan memperluas keterlibatan pemangku kepentingan (termasuk pengetahuan masyarakat adat dan lokal) dengan menyatukan 400 organisasi.
WMO akan berkontribusi pada tantangan utama pertama yaitu “Pengamatan dan Pemantauan,” yang menjadi dasar bagi tantangan lainnya, termasuk prediksi, manajemen risiko, dan adaptasi.
WMO berkontribusi dengan memperkuat Sistem Informasi Kriosfer Global, memajukan standar data dan praktik terbaik yang dapat dioperasikan, mempromosikan berbagi data, dan mendukung pengamatan kriosfer global yang terkoordinasi untuk memastikan warisan data kriosfer global yang berkelanjutan, mudah diakses, dan terintegrasi.
