“Saya minta personel Resort Konservasi Wilayah (RKW) Kulon Progo untuk segera merapat ke Sungai Bogowonto menindaklanjuti laporan masyarakat dan melakukan analisa penyebab kematian hiu paus totol tersebut,” kata Wahyudi.
Tiba di lokasi, Tim RKW Kulonprogo didampingi mahasiswa PKL dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara segera melakukan identifikasi bangkai hiu paus totol.
Hiu paus ini berukuran panjang 8,7 m dengan lingkar badan 4,40 m. Sirip dada 1,36 m sirip punggung 0,83 m, sirip ekor 2,00 m, lebar kepala 1,55 m, lebar mulut 1,08 m. Berat hiu paus diperkirakan di atas 1 ton.
Mempertimbangkan ukuran hiu paus yang cukup besar dan berat, proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan alat berat milik proyek pembangunan Pantai Congot yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan bangkai hiu paus.
Setelah selesai identifikasi dan nekropsi, hiu paus dikubur.





Komentar tentang post