Rabu, April 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Implementasi Kebijakan Kelautan Indonesia Masih Lemah

redaksi
20 Juni 2018
Kategori : Berita
0
Implementasi Kebijakan Kelautan Indonesia Masih Lemah

Sejak 2013 hingga sekarang ini, jumlah nelayan di Indonesia terus menurun. FOTO: DARILAUT.ID

Memasuki tahun terakhir pemerintahan Jokowi-JK, pelaksanaan pembangunan kelautan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 16/2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia (KKI) dirasakan masih sangat lemah. Perpres yang diharapkan menjadi panduan umum kementerian dan lembaga dalam merumuskan program kelautan belum sepenuhnya diacu. Akibatnya adalah kesenjangan dan konflik pembangunan antar sektor masih sulit diatasi, alokasi dan kerangka pendanaan yang tidak sinkron dengan kerangka program kelautan serta keterlambatan eksekusi program prioritas sebagaimana diamanahkan oleh Perpres.

Peneliti Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia, Widya Savitri mengatakan bahwa lemahnya implementasi Perpres KKI karena koordinasi antar sektor dilingkup Kementerian Kemaritiman yang tidak berjalan dengan baik. “Dalam berbagai kesempatan terdapat perbedaan pendapat antara Menko Maritim dan Menteri Kelautan dalam hal garam, industrialisasi perikanan dan penegakan hukum bagi kapal pencuri ikan” kata Widya.

Hal ini menunjukan bahwa kementerian dalam lingkup koordinasi kementerian kemaritiman memiliki tafsir yang berbeda tentang pelaksanaan Perpres KKI.

Selain itu, hambatan regulasi mengakibatkan tumpang tindih kewenangan pengelolaan sumberdaya laut oleh berbagai instansi pemerintah belum dapat diselesaikan hingga saat ini. “PP tentang Tata Ruang Laut Nasional dan PP tentang Izin Lokasi dan Izin Pengelolaan Pesisir belum definitive ditetapkan oleh pemerintah” kata Widya.

Hal ini menyebabkan ketidakpastian aturan investasi di pesisir serta kesemrawutan pemanfatan badan dan dasar laut oleh aktivitas pembangunan. Padahal upaya menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim dunia membutuhkan pijakan regulasi pembangunan yang kuat terutama untuk menjaga sumberdaya di pesisir dan laut lepas.

Sementara itu, Koordinator Nasional DFW-Indonesia mengatakan bahwa memasuki tahun 2019, pelaksanaan Perpres KKI akan semakin berat sebab fokus pemerintah lebih pada penanangan masalah sosial dan stabilitas politik. Rencana Kerja Pemerintah 2019 jauh meninggalkan napas Perpres KKI yang dapat dilihat dari rancangan program pemerintah dan rencana alokasi angggaran pada sektor kelautan. “Tidak ada konektivitas antara Perpres 16/2017 tentang KKI dan semangat penyusunan Rencana Kerja Pemerintah 2019 sehingga kesenjangan program dan pendanaan pembangunan kelautan masih saja terjadi” kata Abdi.

Salah satu isu fundamental yang dihadapi bangsa ini adalah menurunnya jumlah nelayan dari 1,6 juta orang pada tahun 2003 menjadi tinggal 800 ribu jiwa pada tahun 2013. Pemerintah belum mempunyai skenario untuk menjaga agar profesi nelayan tidak terus berkurang. Hal ini penting mengingat potensi sumberdaya ikan yang terindikasi meningkat memerlukan sumberdaya manusia nelayan yang terampil.

Dalam sisa waktu yang tersedia, pemerintah perlu mengevaluasi pelaksanaan Perpres KKI dan menyiapkan skenario lanjutan untuk kerangka waktu 2020-2024 agar Kebijakan Kelautan Indonesia dalam fase kedua tersebut bisa lebih fokus dengan dukungan kapasitas eksekusi program yang lebih baik.

Tags: DFWNelayanPoros Maritim
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Peta Jalur Pelayaran Ekspedisi Pinisi 2018-2019

Next Post

Pemerintah Kurang Aktif Membangun Ekonomi Desa Pesisir  

Postingan Terkait

UNG Menggelar Wisuda ke-60

UNG Menggelar Wisuda ke-60

15 April 2026
Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

15 April 2026

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Pemerintah Kurang Aktif Membangun Ekonomi Desa Pesisir  

Pemerintah Kurang Aktif Membangun Ekonomi Desa Pesisir  

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

AmsiNews

REKOMENDASI

UNICEF Memperingatkan Deepfake, Gambar Palsu yang Dihasilkan AI

Siklon Chantu dan Conson Berdampak Hujan dan Gelombang Laut

Dua Kapal Ikan Vietnam Ditangkap di Natuna

Menhub Harapkan Bagian Black Box Segera Ditemukan

Ini Hasil Riset Praktik Cek Fakta di Indonesia

Wakil Wali Kota Gorontalo Menjalani Prosesi Adat Moloopu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.