Minggu, Juli 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia Bangsa Agraris yang Masih Mengimpor Beras

redaksi
23 Maret 2023
Kategori : Berita
0
Indonesia Bangsa Agraris yang Masih Mengimpor Beras

Petani mengerjakan tanah untuk menanam padi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kendati dikenal sebagai negara agraris, untuk memasok kebutuhan pangan di dalam negeri saja, Indonesia masih harus mengimpor beras.

Jika berbagai permasalahan di sektor pertanian dibiarkan, maka keadaan petani dan dunia pertanian, akan menjadi sebuah anomali dari sebuah bangsa yang mengidentikkan dirinya sebagai bangsa agraris.

“Kalau kita melupakan mereka, melupakan sebuah proses menjadi Desa Tani yang sejahtera. Berarti, kita sedang memposisikan anomali bangsa ini,” kata Alie Humaedi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam diskusi “Desa Tani: Anomali Sebuah Bangsa Agraris” Jumat (17/3).

Kondisi ini masih diperparah dengan banyaknya penduduk desa yang berurbanisasi, atau memilih pergi menjadi pekerja migran ketimbang menjadi petani di daerah asalnya.

“Ibarat lumbung penuh pangan dibiarkan tanpa kemauan dan itikat baik penduduknya,” kata Alie.

Menurut Alie, anomali perubahan sosial ini tidak terlepas dari kondisi kehidupan petani di pedesaan.

“Jangankan untuk sejahtera, untuk membiayai kebutuhan hidupnya saja harus menjual sawah tempat mata pencahariannya,” katanya.

Alie mengatakan terdapat tiga masalah yang dihadapi dalam pertanian. Pertama, masalah lahan yang semakin terbatas dengan banyaknya alih fungsi lahan pertanian. Alih fungsi lahan dan kebijakan pemanfaatan tanah, serta keterbatasan akses banyak dijumpai di daerah pertanian.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINImpor BerasKetahanan PanganPertanianSistem Pangan
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pemerintah Menetapkan Awal Ramadan 1444 H Kamis 23 Maret

Next Post

Nasir Giasi Ajak Pemuda Lestarikan Tradisi Koko’o di Bulan Ramadan

Postingan Terkait

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

19 Juli 2026
Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

19 Juli 2026

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

Next Post
Nasir Giasi Ajak Pemuda Lestarikan Tradisi Koko’o di Bulan Ramadan

Nasir Giasi Ajak Pemuda Lestarikan Tradisi Koko'o di Bulan Ramadan

Komentar tentang post

TERBARU

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

AmsiNews

REKOMENDASI

Hampir Seluruh Tubuh Gunung Anak Krakatau Kawasan Rawan Bencana

Tol Laut Sangat Membantu Warga di Kepulauan Togean

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Warga di Zona Bahaya Gunung Ibu Akan Dievakuasi

Topan Saola Bergerak Lambat di Timur Laut Manila, Filipina

Telkom University dan LIPI Kembangkan Robot Untuk Sterilisasi Covid-19

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.