Senin, Maret 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia Mampu Menekan Laju Emisi Karbon Secara Mandiri

redaksi
7 Agustus 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Hutan mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Biogeokimia, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Aan Johan Wahyudi, mengatakan, Indonesia mampu menurunkan emisi sebanyak 29% secara mandiri.

Jika ada bantuan dari Luar negeri, kata Aan, ditargetkan lebih besar lagi sebanyak 41% emisi yang mampu diturunkan.

“Indonesia masih berpotensi untuk mengurangi laju emisi dengan laut dan lahan hijaunya yang luas. Ekosistem di pesisir seperti hutan mangrove, padang lamun yang kemudian di reklamasi, dikonversi, dijadikan macam-macam produk untuk keperluan pembangunan yang menjadi faktor utama emisi di Indonesia,” ujar Aan dalam acara Podcast Me Versus Science pada hari Rabu (4/8).

Mengutip Oseanografi.lipi.go.id, sejauh ini telah terjadi kesepakatan antar negara di dunia terkait dengan karbon dan juga perubahan iklim.

“Ada Kyoto protocol dan Paris agreement yang pada intinya tiap negara berkomitment untuk menurunkan emisi karbon,” katanya.

Perubahan iklim sebagai fenomena pemanasan global disebabkan berbagai faktor yang berdampak bagi kehidupan manusia.

Hal ini pula yang mendorong minat seorang peneliti Biogeokimia meneliti keterkaitan perubahan iklim yang terjadi di Indonesia bahkan juga dunia.

Aan mengatakan, Biogeokimia masih relatif baru dan merupakan cabang ilmu baru yang diturunkan dari ilmu kimia oseanografi.
Namun, biogeokimia lebih fokus pada mengkaji atau meneliti tentang transfer materi seperti contoh, unsur kimia ada karbon, nitrogen dan lain-lain.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: LamunLIPIMangroveP2O LIPIPemanasan Globalpenyerap karbonPerubahan Iklim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Limbah dan Sampah Sebagai Penyumbang Karbon

Next Post

Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal Kembali Terjadi di Barbate Spanyol

Postingan Terkait

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

16 Maret 2026
Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

16 Maret 2026

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

Next Post
Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal Kembali Terjadi di Barbate Spanyol

Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal Kembali Terjadi di Barbate Spanyol

Komentar tentang post

TERBARU

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Ilmuwan Berhasil Membuat Peta Bulan yang Lebih Detail

Bambu Berperan Penting Dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Kisah Pelayaran Arka Kinari, Setahun Dari Rotterdam Tiba di Maluku

Topan Koinu Mendekati Selatan Taiwan, Sekolah Diliburkan

Kepemimpinan Perempuan Gorontalo

Tim SAR Temukan Tiga Korban KM Ihsar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.