Senin, September 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia Mampu Menekan Laju Emisi Karbon Secara Mandiri

redaksi
7 Agustus 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Hutan mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Biogeokimia, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Aan Johan Wahyudi, mengatakan, Indonesia mampu menurunkan emisi sebanyak 29% secara mandiri.

Jika ada bantuan dari Luar negeri, kata Aan, ditargetkan lebih besar lagi sebanyak 41% emisi yang mampu diturunkan.

“Indonesia masih berpotensi untuk mengurangi laju emisi dengan laut dan lahan hijaunya yang luas. Ekosistem di pesisir seperti hutan mangrove, padang lamun yang kemudian di reklamasi, dikonversi, dijadikan macam-macam produk untuk keperluan pembangunan yang menjadi faktor utama emisi di Indonesia,” ujar Aan dalam acara Podcast Me Versus Science pada hari Rabu (4/8).

Mengutip Oseanografi.lipi.go.id, sejauh ini telah terjadi kesepakatan antar negara di dunia terkait dengan karbon dan juga perubahan iklim.

“Ada Kyoto protocol dan Paris agreement yang pada intinya tiap negara berkomitment untuk menurunkan emisi karbon,” katanya.

Perubahan iklim sebagai fenomena pemanasan global disebabkan berbagai faktor yang berdampak bagi kehidupan manusia.

Hal ini pula yang mendorong minat seorang peneliti Biogeokimia meneliti keterkaitan perubahan iklim yang terjadi di Indonesia bahkan juga dunia.

Aan mengatakan, Biogeokimia masih relatif baru dan merupakan cabang ilmu baru yang diturunkan dari ilmu kimia oseanografi.
Namun, biogeokimia lebih fokus pada mengkaji atau meneliti tentang transfer materi seperti contoh, unsur kimia ada karbon, nitrogen dan lain-lain.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: LamunLIPIMangroveP2O LIPIPemanasan Globalpenyerap karbonPerubahan Iklim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Limbah dan Sampah Sebagai Penyumbang Karbon

Next Post

Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal Kembali Terjadi di Barbate Spanyol

Postingan Terkait

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

21 September 2026
Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

21 September 2026

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

Kementerian Pariwisata Meminta Aparat Mengusut Semua Pihak yang Terlibat Perburuan Penyu di Raja Ampat

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Next Post
Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal Kembali Terjadi di Barbate Spanyol

Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal Kembali Terjadi di Barbate Spanyol

Komentar tentang post

TERBARU

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Siklon Michaung di Teluk Benggala Mendekati Chennai

103 Menara Suar dan Rambu Suar Akan Dibangun dan Diganti

Siklon Tropis Errol Terletak di Selatan Pulau Sumba NTT

Bambu Berperan Penting Dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Tentang Mangrove

Indonesia – UN Environment Perkuat Inisiatif Kerja Nyata Atasi Polusi Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.