Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ini Modus Markdown Kapal Perikanan

redaksi
25 Juli 2019
Kategori : Berita
0
Ini Modus Markdown Kapal Perikanan

FOTO: DARILAUT.ID

BODI kapal perikanan itu, sepintas terlihat sama. Ukuran dan panjang kapal ikan di atas (>) 30 Gros Ton (GT) tak ada bedanya dengan yang lain.

Bila dicermati lebih jauh, ada yang beda. Bagian fisik tertentu, seperti di pinggiran geladak kapal tidak sama. Ukuran pinggiran geladak ini, lebih rendah, dibandingkan dengan kapal ikan lainnya yang memiliki panjang dan lebar yang sama.

Ini yang disebut markdown. Ciri modus kapal perikanan yang melakukan markdown ini ukuran tidak sesuai dengan kondisi fisiknya.

Selain itu, adapula ukuran kapal dalam dokumen perizinan lebih kecil dari ukuran yang sebenarnya.

Modus markdown kapal perikanan seperti ini merugikan negara. Kebocoran pendapatan negara dengan melakukan manipulasi ukuran kapal masih terus terjadi di sektor perikanan.

Kebocoran pendapatan negara di sektor perikanan yang saat ini dihadapi, selain Illegal Unreported Unregulated (IUU) Fishing (penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan dan menyalahi aturan), terdapat pula modus markdown kapal perikanan.

Modus kapal perikanan yang tadinya >30 GT, kemudian beralih menjadi <30 GT antara lain, untuk mendapatkan kemudahan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Kemudian, penyelewengan jumlah pajak, data hasil tangkapan ikan yang bias dan mengancam tata kelola perikanan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ditjen Perikanan TangkapIzin kapal ikanMarkdown Kapal Perikanan
Bagikan11Tweet5KirimKirim
Previous Post

Izin 2.183 Kapal Perikanan Sudah Kadaluwarsa

Next Post

KKP Temukan Selisih Produksi Perikanan Tangkap Rp 35,3 Triliun

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

14 Oktober 2026
Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Next Post
KKP Temukan Selisih Produksi Perikanan Tangkap Rp 35,3 Triliun

KKP Temukan Selisih Produksi Perikanan Tangkap Rp 35,3 Triliun

Komentar tentang post

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

UNG dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Jalin Kerja Sama

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemiripan Potensi Wisata Budaya Kota Gorontalo dan Ternate

Gelombang Tinggi, Kemenhub Keluarkan Maklumat Pelayaran

200 Rumah dan 5 Jembatan Rusak Akibat Banjir Bandang di Pulau Siau

Badai Tropis Gaenari Terbentuk di Laut Cina Timur

Gunung Anak Krakatau Siaga, Zona Berbahaya Meluas 5 Kilo Meter

Bitung Jadi Model Percontohan Perlindungan Awak Kapal Perikanan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.