Darilaut – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberi pesan agar mahasiswa senantiasa terus belajar dan mengembangkan kompetensi diri.
Kompetensi yang dibutuhkan di pasar kerja sangatlah dinamis, sehingga jangan berhenti dan merasa cukup dengan kemampuan serta pendidikan yang dimiliki.
Hal ini disampaikan Menaker Ida Fauziyah saat memberikan pembekalan bagi mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui kuliah umum, di halaman Rektorat, Kamis (9/8). Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UNG tahun akademik 2023-2024 diikuti 4707 mahasiswa baru.
“Dengan terus belajar dan meningkatkan kompetensi, tentunya akan meningkatkan peluang untuk sukses di masa depan,” kata Menaker.
Dalam kuliahnya Menaker berpesan kepada mahasiswa untuk menjaga motivasi dalam diri, terlebih dalam menghadapi dunia pasar kerja yang kompetitif di mana keberhasilan maupun kegagalan adalah hal biasa.
“Jangan menyerah dan terlalu fokus pada kegagalan, cobalah berpikir positif dan terus mencari peluang baru. Selain itu yang terpenting temukan motivasi dalam diri, dan tetaplah termotivasi dalam mencapai tujuan,” ujar Menaker.
Dengan beragam asal mahasiswa UNG, Menaker meminta untuk senantiasa membangun silaturahmi dan jejaring antara sesama mahasiswa dari berbagai daerah.
Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membangun jejaring, karena mahasiswa UNG berasal dari sabang sampai marauke, kata Menaker.
“Ingat dunia berubah dengan sangat cepat, dan tentunya mahasiswa harus menyiapkan diri dari sekarang. Saya meyakini mahasiswa baru punya semangat yang luar biasa, dan akan menjadikan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Menaker Ida Fauziyah mengatakan keberlangsungan Indonesia Emas 2045 ada di tangan generasi muda Indonesia, salah satunya mahasiswa baru UNG.
“Rasanya kita harus optimis menyambut Indonesia Emas 2045, setelah melihat wajah-wajah penuh semangat dari mahasiswa baru UNG,” kata Menaker.
Kuliah umum yang dibarengi dengan pemberian motivasi dari Menaker disambut penuh antusias oleh mahasiswa. Ribuan mahasiswa baru berlomba-lomba untuk menyampaikan pertanyaan, untuk bisa dijawab langsung oleh Menaker.
Rektor UNG Prof. Dr. Eduart Wolok, menyambut hangat kehadiran Menaker di tengah-tengah 4707 mahasiswa baru UNG.
Momentum kehadiran Menaker harus disyukuri oleh mahasiswa, karena tidak semua kampus mendapatkan kesempatan kuliah perdana dari seorang Menteri, kata Prof. Eduart.
“Tentunya kesempatan memperoleh pengetahuan baru dari Menaker akan sangat berarti bagi mahasiswa baru UNG,” ujar Rektor.
“Terlebih pengetahuan dan segudang pengalaman yang dimiliki sebagai narasumber, menjadi modal mahasiswa dalam memperkuat kapasitas.”
