Kamis, Juli 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Investigasi Dugaan Eksploitasi 14 ABK Indonesia di Kapal Cina Berlanjut

redaksi
8 Mei 2020
Kategori : Berita
0
Investigasi Dugaan Eksploitasi 14 ABK Indonesia di Kapal Cina Berlanjut

YOUTUBE/MBCNEWS

Meski begitu, Hadi mengatakan, kepulangan 14 anak kapal ini ke Indonesia tengah dikoordinasikan pemerintah. Hari ini (Kamis 7 Mei) adalah hari terakhir periode karantina pencegahan Covid-19 yang telah mereka jalankan sejak tiba di Pelabuhan Busan. “Mulai besok sudah bisa kita pulangkan,” ujar Hadi.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Hadi menjelaskan bahwa ada 15 awak kapal asal Indonesia yang sebenarnya diturunkan dari Kapal Tian Yu 8 berbendera RRT yang beberapa hari lalu bersandar di Pelabuhan Busan.

Mereka ini menurutnya dipindahkan di tengah laut dari kapal lain bernama Long Xin 629.
Tidak dijelaskan secara rinci apa alasan pemindahan 15 awak kapal ini. Namun, youtuber Jang Hansol dalam kanal Youtube Korean Reomit miliknya menyebutkan, pemindahan awak kapal tersebut dilakukan untuk menghindari masalah akibat aktivitas ilegal penangkapan hiu yang dilakukan kapal.

“Karena di dalam kapal banyak sekali sirip atau bagian-bagian dari hiu, jadi kalau misalnya mereka berhenti di sebuah daratan, mereka bisa kena masalah,” kata Hansol saat mengulas video berita dari MBC, stasiun televisi Korea Selatan yang mengangkat kisah anak kapal Indonesia itu.

Dari 15 awak kapal tersebut, satu di antaranya dilaporkan sakit, dan meski sudah dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan, awak kapal tersebut meninggal dunia 29 April 2020 lalu, kata Dubes Umar Hadi.

Halaman 2 dari 5
Sebelumnya123...5Selanjutnya
Tags: Kementerian Luar NegeriperbudakanPerlindungan awak kapal perikanan
Bagikan24Tweet1KirimKirim
Previous Post

Sudah Bermutasi, Tipe Virus Corona di Indonesia Beda dengan Lainnya

Next Post

ABK Indonesia di kapal China, Tidur Hanya 3 Jam, Makan Umpan Ikan

Postingan Terkait

Gempa Dahsyat di Filipina Selatan Menewaskan 15 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani 88 Orang, Rumah Rusak 113.279 Unit

2 Juli 2026
Badai Tropis Bavi Diperkirakan Akan Menjadi Topan Super di Kepulauan Mariana Utara

Badai Tropis Bavi Diperkirakan Akan Menjadi Topan Super di Kepulauan Mariana Utara

2 Juli 2026

Siklon Tropis Mengarah ke Pulau Hainan Cina dan Teluk Tonkin

Mengenal Potensi Wisata Bawah Laut Botubolu’o di Kabupaten Gorontalo

Program Agribisnis Perikanan UNG Perkuat Transformasi Akademik

Iklim Musiman Global Juli-Agustus-September 2026: Perkembangan Cepat El Niño Kuat

Prakiraan Curah Hujan Global Juli-Agustus-September 2026

Ocean Calculator, Cara Mengukur Nilai Ekonomi Ekosistem Laut Secara Cepat Berbasis Data Ilmiah

Next Post
Jenazah Awak Indonesia di Kapal Nelayan China Dibuang ke Laut

ABK Indonesia di kapal China, Tidur Hanya 3 Jam, Makan Umpan Ikan

Komentar tentang post

TERBARU

Korban Tewas Gempa Sarangani 88 Orang, Rumah Rusak 113.279 Unit

Badai Tropis Bavi Diperkirakan Akan Menjadi Topan Super di Kepulauan Mariana Utara

Siklon Tropis Mengarah ke Pulau Hainan Cina dan Teluk Tonkin

Mengenal Potensi Wisata Bawah Laut Botubolu’o di Kabupaten Gorontalo

Program Agribisnis Perikanan UNG Perkuat Transformasi Akademik

Iklim Musiman Global Juli-Agustus-September 2026: Perkembangan Cepat El Niño Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

Menjaga Tradisi Tumbilotohe, Pasar Senggol dan Perayaan Ketupat di Kota Gorontalo

Ini Manfaat Tinta Cumi-Cumi

Inflasi Kota Gorontalo Oktober 2024 Sebesar 0,95 Persen Terendah Tiga Tahun Terakhir

Desember 2021 – 2022, Komoditas Kota Gorontalo Mengalami Kenaikan

Mikroplastik di Teluk Jakarta Meningkat, Terindikasi Komposisi Kimia Seperti Masker Medis

Karang Mampu Merekam Jejak Iklim Masa Lampau

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.