Jumat, Juli 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

IPCC: Perubahan Iklim Membahayakan Ekosistem Laut

redaksi
10 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Terumbu Karang Indonesia Kategori Buruk 33,82 Persen

Terumbu karang mengalami kerusakan, antara lain, karena pemutihan dan masuk kategori buruk. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Bagian kedua dari laporan penilaian keenam (AR6) IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) keluar awal Maret ini.

Laporan sebanyak 3675 halaman tersebut menggabungkan data ilmiah dalam jumlah besar. Tetapi memberikan penekanan khusus pada dampak perubahan iklim dan cara-cara bagi umat manusia untuk beradaptasi.

Mengutip Maritime-executive.com (4/3) dengan margin yang besar, lautan lebih terkena dampak perubahan iklim dibandingkan dengan ekosistem lainnya.

Ada beberapa hal yang dapat diambil dari laporan mengenai ancaman perubahan iklim yang akan segera terjadi terhadap lautan dan ekosistem laut.

Pada abad ke-21, ekosistem laut dan pesisir diproyeksikan menghadapi kondisi yang tidak terlihat selama ribuan tahun.

Dengan meningkatnya suhu, gelombang panas laut cenderung menjadi lebih sering dan parah. Akan ada peningkatan pengasaman laut dan pertumbuhan alga yang berbahaya, dengan efek negatif pada kehidupan laut.

Di sektor perikanan, komposisi hasil tangkapan dan keanekaragaman ikan akan berubah. Nelayan tidak dapat bergerak leluasa untuk melakukan diversifikasi dan memanfaatkan teknologi dalam mempertahankan panen, serta akan menghadapi tantangan eksistensial kerawanan pangan.

Secara khusus, komunitas yang bergantung pada laut, termasuk masyarakat adat, akan berisiko lebih tinggi kehilangan warisan budaya dan tradisi tradisional yang bersumber dari makanan laut.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Emisi gas rumah kacaGelombang Panas LautIPCCPemanasan LautPerubahan Iklim
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Riset dan Mitigasi Tsunami di Indonesia

Next Post

Mengenal Gelombang Panas Laut

Postingan Terkait

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

30 Juli 2026
Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

30 Juli 2026

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Mahasiswa KKN UNG Luncurkan SIGAP KIA

UNG Kukuhkan Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Bencana Iklim Dari Segala Arah

Next Post
ICOES 2020, LIPI Bahas Keseimbangan Ekosistem Alam, Darat dan Laut

Mengenal Gelombang Panas Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Mahasiswa KKN UNG Luncurkan SIGAP KIA

UNG Kukuhkan Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Bahaya Pasang Tinggi Bagi Pulau-Pulau Kecil

Susunan Lengkap Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran

2 Jurnal di KKP Terindeks Scopus

Video Langka, Penyelam Jepang Merekam Cumi-cumi Raksasa

Jalan Terjal Perempuan Gorontalo Memimpin Semakin Panjang

KKP dan FAO, Jaga Populasi Sidat di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.