Selasa, Oktober 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kajian Bahaya Tsunami Karena Letusan Gunungapi di Tengah Laut

redaksi
11 November 2020
Kategori : Berita, Kajian
0
Kajian Bahaya Tsunami Karena Letusan Gunungapi di Tengah Laut

ITB.AC.ID

Darilaut – Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung melakukukan kajian bahaya tsunami dari aktivitas letusan gunungapi di tengah laut.

Kajian dalam bentuk Webinar ini mengangkat judul Tsunamic Hazard on the Island Volcanoes, akhir Oktober lalu. Seminar ini menghadirkan nara sumber dari University of Birmingham Inggris Dr Sebastian Watt.

Menurut Sebastian, peristiwa tsunami di Tanjung Lesung Banten akhir 2018 lalu merupakan salah satu bencana yang disebabkan oleh aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Gunung Anak Krakatau merupakan salah satu island volcano yang ada di Indonesia.

Letusan Gunung Anak Krakatau tidak secara langsung menyebabkan tsunami, melainkan letusan tersebut menyebabkan pasang tinggi dan longsor bawah laut, pada akhirnya menyebabkan terjadinya tsunami.

Menurut Sebastian peristiwa tsunami yang disebabkan oleh aktivitas gunung berapi tengah laut sudah terjadi sejak dulu. Salah satunya di Pulau Ritter, Papua Nugini pada 1888.

Akibat aktivitas gunung berapi di pulau tersebut menyebabkan terjadinya longsor bawah laut dan memicu timbulnya tsunami setinggi 8 meter.

Pada abad sebelumnya, kata Sebastian, terjadi bencana yang serupa di Jepang pada 1792. Letusan Gunung Unzen menyebabkan terjadinya longsoran dan memicu timbulnya tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 meter, setidaknya lebih dari 15.000 orang tewas dan peristiwa tersebut menjadi bencana gunung api terburuk yang terjadi di Jepang.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gunung Anak KrakatauITBtsunami
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

5 Ilmuwan Terima Penghargaan Utama Habibie Prize 2020

Next Post

BNPB: Siklus Gempa dan Tsunami Palu Pengulangan Satu Generasi

Postingan Terkait

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

6 Oktober 2026
Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

6 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

BNPB: Siklus Gempa dan Tsunami Palu Pengulangan Satu Generasi

Komentar tentang post

TERBARU

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

AmsiNews

REKOMENDASI

Potensi Perikanan di Zona Ekonomi Ekslusif Belum Dikelola Optimal

Kemenag Terbitkan Peraturan Baru Penetapan Awal Bulan Hijriah

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

Prof Kessler Berbagi Ilmu Pemanfaatan Teknologi di Fakultas Sastra dan Budaya UNG

Peta Migrasi Mamalia di Laut Sawu dan Banda

Sistem Bagi Hasil di Kapal Perikanan Rugikan Nelayan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.