Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kajian Bahaya Tsunami Karena Letusan Gunungapi di Tengah Laut

redaksi
11 November 2020
Kategori : Berita, Kajian
0
Kajian Bahaya Tsunami Karena Letusan Gunungapi di Tengah Laut

ITB.AC.ID

Berdasarkan penelitian Auker dkk. (2013), menurut Sebastian, tsunami menjadi salah satu bahaya (hazard) akibat bencana gunung berapi yang menyebabkan 20 persen terjadinya insiden fatal (fatal incident).

Terdapat beberapa proses yang menyebabkan terjadinya tsunami akibat aktivitas gunung berapi di tengah laut yaitu, underwater explosion akibat letusan gunung berapi di bawah laut. Kemudian, blast akibat letusan gunung berapi di atas laut.

Selanjutnya, pyroclastic flows akibat aliran piroklastik (hasil letusan gunung berapi berupa gas vulkanik, abu vulkanik, dan batuan vulkanik) yang berpenetrasi ke lautan.

Selain itu, caldera collapse akibat runtuhnya kaldera (kawah di atas gunung berapi) dan subaerial failure akibat terjadinya longsor di atas laut, serta submarine failure akibat terjadinya longsor di bawah laut.

Sebastian mengatakan, tsunami yang disebabkan oleh gunung berapi merupakan salah satu bahaya yang memberikan tantangan untuk diprediksi dan dilakukan mitigasi.

“Saat ini, teknik pemantauan yang ada baru bisa membantu untuk memprediksi terjadinya erupsi tetapi sulit untuk memprediksi tipe letusan dan kekuatannya. Selain itu, peristiwa letusan Anak Krakatau dan Ritter menjadi kunci sejarah untuk mengembangkan pengetahuan mengenai letusan lateral yang memicu timbulnya tsunami dan kajian studi untuk menguji dan mengembangkan model tsunami,” ujar Sebastian, seperti dikutip dari Itb.ac.id, Senin (9/11).

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Gunung Anak KrakatauITBtsunami
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

5 Ilmuwan Terima Penghargaan Utama Habibie Prize 2020

Next Post

BNPB: Siklus Gempa dan Tsunami Palu Pengulangan Satu Generasi

Postingan Terkait

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026
Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

BNPB: Siklus Gempa dan Tsunami Palu Pengulangan Satu Generasi

Komentar tentang post

TERBARU

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Menambah Koleksi Tumbuhan Spesies Baru

Pasokan Logistik Lewat Laut Harus Berjalan Normal

Kerugian Ekonomi Global Karena Cuaca US$ 4,3 Triliun

Kapal Harus Punya Sertifikat, Pelaut Perlu Pendidikan dan Latihan

Ribuan Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Grobogan dan Tegal, Angin Kencang di Sidoarjo

AMSI Menggelar Pelatihan Literasi Berita di Kalimantan Tengah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.